
Bola.net - - Arema Cronus membeber alasan mereka masuk dalam kelompok yang menolak pemulihan status tujuh klub, termasuk Persebaya Surabaya, dibahas dalam Kongres PSSI 2016. Mereka ingin agar kongres fokus pada pemilihan Ketua, Wakil Ketua dan anggota Komite Eksekutif PSSI, yang dinilai merupakan prioritas utama pada gelaran ini.
"Bukan berarti kami mengesampingkan kawan-kawan dari tujuh klub ini," ujar General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.
Ruddy menyebut, tak hanya agenda terkait tujuh klub ini saja yang ditolak oleh voter. Hampir semua agenda yang tak ada hubungannya dengan pemilihan pimpinan anyar PSSI ditolak.
"Termasuk juga agenda audit terhadap keuangan PSSI. Selain itu, mana cukup dengan waktu yang ada kita mencermati isi laporan keuangan tersebut," Ruddy menambahkan.
Menurut Ruddy, pengampunan pada tujuh klub ini tak bisa dilakukan secara serta-merta dan pukul rata. Pasalnya, tiap-tiap klub memiliki masalah sendiri-sendiri yang beda dengan klub lain.
"Kami tidak mau kepengurusan baru ini ada bom waktu," tuturnya.
Sebelumnya, Persebaya Surabaya dan klub-klub berstatus terhukum lainnya harus gigit jari pada kongres kali ini. Asa mereka untuk bisa mendapatkan status normal seperti klub-klub lain harus kandas.
Pada voting yang dihelat, sebagian besar voter tak setuju pemulihan status klub-klub tersebut dilakukan pada kongres ini. Hanya 14 suara yang setuju dan tujuh suara lain memilih abstain.
Ruddy menyebut selain pada klub-klub tersebut, mereka juga mengambil sikap sama terhadap pemulihan nama baik Djohar Arifin, Sihar Sitorus, Bob Hippy, dan sejumlah orang lain yang dihukum rezim La Nyalla Mattalitti. Menurut pria asal Madiun tersebut, orang-orang ini memiliki case yang berbeda. Jadi, ia menambahkan, tidak bisa dipukul rata dengan serta-merta mengampuni semuanya.
"Ini tidak bisa satu-dua jam untuk membahasnya," papar Ruddy.
Lebih lanjut, Ruddy menyebut, meski tak dibahas pada kongres ini, klub-klub dan person-person tersebut tak perlu risau. Pasalnya, kasus mereka bakal segera dipelajari dan diputuskan pada kongres mendatang.
"Antara akhir Desember 2016 atau awal Januari 2017 pasti akan ada kongres," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Arema Cronus Tolak Pembahasan Pemutihan Sanksi di Kongres PSSI
Bola Indonesia 12 November 2016, 17:40
-
Kongres PSSI Sukses, Arema Cronus Bersyukur
Bola Indonesia 12 November 2016, 17:03
-
Kapten Persib Yakin Pangkostrad Mampu Bawa Perubahan Positif di PSSI
Bola Indonesia 12 November 2016, 07:44
-
Ini Sosok Yang Terpilih Sebagai Sekjen Baru PSSI
Bola Indonesia 11 November 2016, 19:04
-
Enam Poin Pernyataan Sikap DPR Atas Hasil Kongres PSSI
Bola Indonesia 11 November 2016, 18:58
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:11
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
-
Kabar Baik MU! Bruno Fernandes dan Mason Mount Fix Comeback Lawan Burnley
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:41
-
Telan Dua Hasil Imbang Beruntun, Matheus Cunha Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:24
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR