
Bola.net - Anggota Komite Eksekutif PSSI, Gusti Randa menegaskan jika aliran dana dari para anggotanya yang masuk ke PSSI bukanlah sebagai suap melainkan iuran. Hal itu bahkan tercantum di statuta PSSI.
Dalam Pasal 71, tertulis jika Kongres PSSI akan menentukan nilai iuran tahunan anggota setiap 2 tahun sekali berdasarkan rekomendasi Komite Eksekutif. Jumlah iuran keanggotan untuk semua anggota sama dan tidak lebih dari Rp 10 juta.
Kemudian dalam pasal 73, tertulis jika PSSI boleh memungut iuran sekaligus menetapkan iuran kepada anggota bila berniat menggelar pertandingan tertentu dengan monitor PSSI.
Lalu dalam pasal 68, terdapat tiga macam sumber pendapatan PSSI secara khusus. Di antaranya, iuran tahunan keanggotaan, penerimaan hak dari pemasaran (marketing) di mana telah menjadi kewenangan PSSI, denda dari Komisi Disiplin PSSI sesuai ketetapan dari Komite Eksekutif PSSI, dan iuran dan penerimaan lain sesuai dengan tujuan PSSI.
“Dalam statuta, PSSI boleh memungut iuran kepada anggota, sebagai uang pendaftaran, penyelenggaraan turnamen, kursus-kursus kepelatihan dan wasit yang digelar anggota PSSI,“ ujar Gusti, dalam rilis yang diterima Bola.net, Sabtu (19/1/2019).
Untuk info lebih lanjut, silakan baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Puji Gerak Cepat Satgas Anti Mafia Bola
Terkait kinerja Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola dalam memberantas pengaturan skor, Gusti mengucapkan terima kasih. Menurutnya, ini menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas sepak bola di tanah air.
“Saya pribadi melihat, gerakan satgas mafia sepakbola ini menuju ke arah positif,” kata Gusti.
Kendati demikian, Gusti belum bisa memberikan penilaian mengenai sepak bola Indonesia darurat pengaturan skor. Sebab, dia menilai banyak pertandingan berakhir dengan skor murni.
“Karena belum tentu , skor semua pertandingan diatur. Semua kembali kepada individu masing-masing. Kalau memang terlibat , aparat harus bertindak dan pelaku harus mempertanggung jawabkan di depan hukum,” imbuh mantan ketua Asprov PSSI DKI Jakarta ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Dinilai Seharusnya Selesaikan PR Sebelum Gelar Kongres Tahunan
Bola Indonesia 19 Januari 2019, 20:54
-
Aliran Dana dari Anggota ke PSSI Bukan Suap, Tapi Iuran
Bola Indonesia 19 Januari 2019, 20:43
-
Joko Driyono Tak Penuhi Panggilan Satgas Anti Mafia Bola, Kenapa?
Bola Indonesia 17 Januari 2019, 23:25
-
Piala Indonesia Kembali Bergulir, Arema FC Puji PSSI
Bola Indonesia 16 Januari 2019, 22:06
-
20 Pelatih Indonesia Tunaikan Lisensi Kepelatihan di Spanyol
Bola Indonesia 15 Januari 2019, 21:26
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR