Tak Terpakai Lagi di Timnas Indonesia, Pelatih Ini Malah Direkrut Klub Top Eredivisie AZ Alkmaar!

Tak Terpakai Lagi di Timnas Indonesia, Pelatih Ini Malah Direkrut Klub Top Eredivisie AZ Alkmaar!
Pelatih kiper Sjoerd Woudenberg (tengah) saat masih melatih timnas Indonesia. (c) instagram/sjoerd_woudenberg

Bola.net - Sjoerd Woudenberg resmi mendapatkan pekerjaan baru di level tertinggi Eropa. Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia ini bergabung dengan AZ Alkmaar.

Klub Eredivisie tersebut mengumumkan perekrutan sang pelatih secara resmi melalui laman klub. Ini adalah lompatan karier yang cukup mengejutkan.

Padahal, ia baru saja mengalami nasib pahit di Tanah Air. Woudenberg menjadi korban pemecatan massal PSSI belum lama ini.

Kini, sosok berusia 39 tahun itu siap membuka lembaran baru. Ia akan menangani kiper-kiper utama di salah satu klub terbaik Liga Belanda.

1 dari 3 halaman

Langsung Dapat Kontrak di Liga Top Eropa

AZ Alkmaar tidak ragu sedikitpun menggunakan jasa pria Belanda tersebut. Manajemen klub bergerak cepat mengamankan tanda tangannya.

Mereka menilai Woudenberg punya kapasitas mumpuni untuk meningkatkan performa tim. Kehadirannya diharapkan mendongkrak kualitas sektor penjaga gawang untuk sisa musim ini.

"Sjoerd Woudenberg (39) adalah pelatih kiper terbaru AZ, ia bergabung dengan menandatangani kontrak hingga akhir musim," tulis pernyataan resmi AZ Alkmaar.

2 dari 3 halaman

Jejak Karier: Dari Dewa United ke Garuda

Woudenberg sebenarnya punya rekam jejak cukup panjang di sepak bola Indonesia. Ia sudah berkarier di Tanah Air sejak tahun 2022 silam.

Awalnya, ia bekerja untuk Dewa United di kompetisi domestik. Ia menjadi bagian penting dari staf kepelatihan Jan Olde Riekerink yang cukup solid.

Kariernya menanjak drastis saat Patrick Kluivert mengambil alih kursi pelatih Timnas Indonesia awal 2025. Woudenberg dipercaya masuk dalam gerbong pelatih kiper Skuad Garuda.

3 dari 3 halaman

Korban 'Cuci Gudang' PSSI

Sayangnya, kisah manis di level tim nasional berakhir sangat singkat. Kegagalan menembus Piala Dunia 2026 menjadi penyebab utamanya.

PSSI mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak Patrick Kluivert. Woudenberg pun mau tak mau harus ikut angkat koper dari tim kepelatihan.

Ia menjadi salah satu nama yang terdampak langsung dari kebijakan 'cuci gudang' tersebut. Kariernya di Timnas seumur jagung harus terhenti paksa.

Namun, ia membuktikan kualitasnya dengan tidak menganggur lama. Hanya tiga bulan berselang, ia sudah kembali bekerja di level elite Belanda bersama AZ Alkmaar.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL