
Bola.net - Iwan Budianto memberi perhatian khusus pada insiden masuknya sejumlah Aremania ke lapangan pada laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, akhir pekan lalu. Dalam kapasitasnya sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI, pria yang karib disapa IB tersebut minta agar Komisi Disiplin segera menyidangkan adanya pelanggaran regulasi dalam kejadian tersebut.
"Saya sudah memohon kepada badan yudisial PSSI, yaitu Komisi Disiplin agar segera menyidangkan kasus ini," ujar IB, dalam rilis yang diterima Bola.net, Minggu (07/10).
"Berikan hukuman setimpal atas pelanggaran disiplin yang telah dibuat oleh Arema. Jangan ragu dalam mengambil keputusan tegas sesuai kode disiplin," sambungnya.
Sembari meminta Komdis segera bersidang, IB menegaskan Arema akan menerima apa pun keputusan badan yudisial PSSI ini. Pria berusia 44 tahun ini memastikan Arema tak akan menggunakan hak mereka untuk banding.
"Saya pastikan arema tidak akan melakukan banding atas apa pun hukuman yang akan diberikan nanti," tutur pria yang juga CEO Arema FC tersebut.
Sebelumnya, insiden pitch invasion kembali terjadi dalam laga antara Arema dan Persebaya. Kala wasit meniup peluit panjang, ratusan Aremania menghambur ke dalam lapangan. Mereka tampak terbawa suasana kemenangan yang baru saja diraih Arema. Mereka baru bubar usai polisi melepas sejumlah anjing dari unit K-9 untuk menghalau massa
Pada jeda antar babak pun, sejumlah Aremania sempat masuk ke dalam lapangan. Mereka tampak memprovokasi pemain Persebaya yang sedang pemanasan. Ulah sejumlah oknum Aremania ini sempat memicu ketegangan dengan seorang pemain cadangan Persebaya, Alfonsius Kelvan. Namun, aparat keamanan mampu melerai sehingga kejadian ini tak berlanjut.
Tak hanya masuk lapangan, sepanjang laga ini masih terdengar chant provokatif dan bermuatan ajakan kekerasan. Padahal, belakangan ini, semua pihak tampak berkampanye untuk menghentikan kekerasan di sepak bola.
Iwan sendiri mengaku kecewa dengan insiden ini. Pria berusia 44 tahun ini memastikan insiden tersebut merupakan pelanggaran serius pada regulasi.
"Maka akan ada konsekuensinya. Bisa laga tanpa penonton atau bisa sampai laga usiran," ucap IB.
IB menambahkan, risiko itu harus diterima dengan besar hati. Pria berusia 44 tahun ini berharap, jika terkena sanksi, hal ini bisa menyadarkan Aremania agar kelak insiden serupa tidak terulang lagi.
"Aremania dikenal punya jiwa kesatria. Sebagai kesatria, kami harus berbesar hati untuk menerima hukuman, apa pun itu" ucapnya.
Lebih lanjut, IB benar-benar berharap insiden memalukan ini tak lagi terulang. Karenanya, selain menanti sanksi, ia mengaku akan mengajak diskusi perwakilan Aremania.
"Klub akan memanggil para perwakilan Aremania mengajak bicara. Bahwa kerugian ini tidak hanya klub yang menanggung, tapi juga Aremania sendiri," IB menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Miswar Saputra Punya Resep Hadapi Tekanan Aremania
Bola Indonesia 5 Oktober 2018, 02:20
-
Polda Jawa Timur Gelar Pertemuan Suporter
Bola Indonesia 30 September 2018, 21:30
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR