
"Sejujurnya, ini hanya body charge yang tidak terlalu keras," ujar Arthur, pada .
"Ini pun saya lakukan ketika posisi bola 50:50," sambungnya.
Sebelumnya, Mitra Kukar sukses melaju ke partai puncak Piala Jenderal Sudirman. Pada leg kedua, yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (17/01), mereka menang 3-2 dari Arema Cronus pada adu penalti. Adu penalti ini dilakukan menyusul hasil agregat 3-3 pada waktu normal.
Dalam laga ini, Mitra Kukar harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan orang. Dua pemain mereka, Abdul Gamal dan Bayu Pradana, diusir wasit. Sementara, dari kubu Arema, Toni Mossi harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai dikartumerah wasit.
Lebih lanjut, walau mengaku masih tak mengerti dengan keputusan wasit tersebut, Arthur mengaku tak akan memperpanjang masalah ini. Menurut pemain asal Brasil ini, yang terpenting Mitra Kukar pada akhirnya lolos ke Final.
"Ini bukanlah masalah besar. Terpenting kita akhirnya lolos," tandasnya. [initial]
Baca Juga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arthur da Rocha Heran Wasit Beri Arema Cronus Penalti
Bola Indonesia 19 Januari 2016, 19:36
-
Mitra Kukar Tanpa Bayu Pradana, Jafri Sastra Tak Risau
Bola Indonesia 19 Januari 2016, 19:32
-
Mitra Kukar Tanpa Bayu Pradana di Final
Bola Indonesia 19 Januari 2016, 17:55
-
Jafri Sastra Sebut Turnamen Bagus Bagi Pemain Muda
Liga Inggris 19 Januari 2016, 15:46
-
Ini Resep Jafri Sastra Redam Emosi Pemainnya Kala Lawan Arema
Bola Indonesia 19 Januari 2016, 15:38
LATEST UPDATE
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR