
Bola.net - Fernando Valente mengungkap perubahan yang ia bawa ke skuad Arema FC. Pelatih asal Portugal ini membeber filosofi sepak bolanya, yang ternyata sebelas - dua belas dengan pelatih papan atas dunia, Josep Guardiola.
Filosofi permainan yang dimaksud Valente adalah soal pentingnya penguasaan bola. Menurutnya, yang terpenting dalam permainan sepak bola adalah menguasai bola selama mungkin.
"Hanya ketika menguasai bola kita bisa mencetak gol," ucap Valente.
"Bahkan, dengan penguasaan bola juga kita bisa bertahan. Ketika kita menguasai bola, lawan tak bisa mencetak gol," sambungnya.
Ungkapan Valente soal pentingnya penguasaan bola dalam menyerang dan bertahan ini pernah diungkapkan Pep Guardiola. Dalam buku 'Pep Confidential' yang ditulis jurnalis Spanyol, Marti Perarnau, pelatih Manchester City tersebut mengungkap alasannya terobsesi dengan penguasaan bola. Menurutnya, penguasaan bola merupakan sarana untuk bertahan yang sangat efektif, juga merupakan cara untuk mendikte dan membobol gawang lawan.
Dengan filosofinya ini, Valente mampu mengakhiri paceklik kemenangan Arema FC di BRI Liga 1 2023/2024. Mereka akhirnya meraih kemenangan saat menghadapi Persikabo 1973 pada laga pekan kesepuluh BRI Liga 1 2023/2024. Dalam laga yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Senin (28/08) tersebut, mereka menang 1-0 melalui sepakan melengkung Dedik Setiawan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Jamak di Portugal

Valente mengakui bahwa filosofi permainannya ini bukan hal baru. Menurut pelatih 64 tahun tersebut, di negara asalnya, penguasaan bola sudah menjadi identitas permainan sepak bola.
"Di negara saya, kami bermain sepak bola dengan melibatkan bola, menguasai bola," katanya.
"Sementara, ada kompetisi di banyak negara yang lebih banyak berlari-lari saja," tutur Valente.
Pekerjaan Rumah

Lebih lanjut, Valente mengatakan bahwa saat ini ia memiliki pekerjaan rumah untuk membuat anak asuhnya paham soal pentingnya penguasaan bola. Ia pun mengaku perlu membenahi organisasi timnya agar bisa lebih rapi lagi.
"Kami perlu lebih seimbang, tapi tentu semuanya dengan penguasaan bola. Ini adalah hal yang paling sulit," kata Valente.
"Namun, inilah yang saya percaya. inilah yang menurut saya akan membuat kami bisa bermain dengan cara pandang beda dari tim lain. Kami selalu fokus terhadap apa yang terjadi di sekitar bola," imbuhnya.
Progres Positif

Valente mengaku masih perlu mematangkan pola pikir pemain Arema FC tentang ide permainan sepak bola yang diusungnya. Namun, ia optimistis bahwa hal ini tak akan terlalu sulit dilakukan.
"Dalam beberapa momen, para pemain sudah menunjukkan bahwa kami bisa menjalankan ide ini," ungkapnya.
"Pada akhirnya, mungkin, kami bisa mencetak satu atau dua gol. Namun, yang terpenting, pemain bisa stabil dan bisa percaya diri," Valente menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Klasemen BRI Liga 1
Sebagai informasi, Bolaneters bisa mengikuti update terbaru seputar BRI Liga 1 2023-2024, termasuk jadwal lengkap BRI Liga 1 dan juga klasemen terbaru Liga 1 hari ini hanya di Bola.net
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Arema FC Kalahkan Persikabo 1973, Fernando Valente Belum Puas
- Dikalahkan Arema FC, Aji Santoso Beber Kelemahan Persikabo 1973
- Dikalahkan Arema FC, Aji Santoso Sebut Persikabo 1973 Dihukum Kesalahan Sendiri
- Hasil BRI Liga 1 PSM Makassar vs Persis Solo: Skor 1-0
- Fernando Valente Beber Arti Penting Kemenangan Arema FC Kala Menghadapi Persikabo 1973
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bawa Arema FC Menang, Fernando Valente Ungkap Filosofinya yang Mirip Pep Guardiola
Bola Indonesia 29 Agustus 2023, 11:09
-
Daripada Gak Main di Man City, Kalvin Phillips Mending ke Liverpool Deh!
Liga Inggris 29 Agustus 2023, 06:15
-
5 Pelajaran Sheffield United vs Manchester City: Begini Rupanya City tanpa Guardiola
Liga Inggris 28 Agustus 2023, 00:26
-
Puji-pujian 8 Pemain Arsenal untuk Mikel Arteta: 'Kayak Baru Paham Main Bola!'
Liga Inggris 24 Agustus 2023, 06:45
-
Jalani Operasi Punggung, Pep Guardiola Absen Dua Laga Dampingi Manchester City
Liga Inggris 23 Agustus 2023, 06:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR