
Bola.net - Bernardo Tavares merasa PSM Makassar dirugikan keputusan wasit pada laga pekan ke-7 BRI Liga 1 lawan Persija Jakarta. Sang pelatih menilai Rizky Ridho harusnya dapat kartu merah.
PSM bertemu Persija pada duel di Stadion Sultan Agung, Minggu (29/9/2024) malam WIB. Beberapa insiden memang terjadi pada laga yang berakhir dengan skor 1-1 itu.
Usai laga, Bernardo mencak-mencak karena menilai PSM dirugikan oleh keputusan wasit Steven Yubel Poli. Bahkan, pelatih asal Portugal itu sampai membawa bukti gambar ke ruang konferensi pers.
Bukti tersebut ditampilkan Bernardo Tavares lewat komputer jinjing miliknya. Bahkan, karena terbawa emosi, Steven Yubel Poli sampai menggebrak meja. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Rizky Ridho Harusnya Kartu Merah?
Salah satu momen yang diungkit Tavares ialah ketika Rizky Ridho melanggar pemain Persija pada menit ke-15’. Dalam tayangan ulang yang disajikan, terlihat sikut Ridho mengarah ke wajah pemain lawan.
“Ridho adalah pemain yang fantastis. Namun, dalam momen ini, dia melakukan kesalahan. Pelanggaran ini seharusnya mendapatkan kartu merah dari wasit,” kata Tavares dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan, Minggu (29/9/2024).
“Jadi, jika wasit hanya memberikan kartu kuning dalam momen ini, artinya sangat mungkin kami mendapatkan lima kartu kuning, sedangkan Persija hanya dapat empat. Ini sangat tidak bisa dipercaya,” imbuhnya.
Bernardo Tavares Gebrak Meja

Luapan kemarahan pelatih berkepala plontos itu tak hanya tergambar dari nada bicaranya yang sangat tinggi saat memberikan pernyataan.
Sebab, dia juga sempat menggebrak meja. Suaranya cukup keras hingga mengagetkan seisi ruang konferensi pers.
Setelah mempertontonkan ekspresi kemarahan itu, pelatih berusia 44 tahun ini menjelaskan soal pentingnya kualitas wasit. Sebab, menurutnya, ini menjadi salah satu faktor untuk memajukan sepak bola Indonesia.
“Jika kita tidak meningkatkan kualitas wasit, kita tidak akan memiliki kesempatan untuk memajukan sepak bola Indonesia. Bagaimana mungkin pelanggaran seperti ini tidak mendapat kartu merah,” ujarnya.
Wasit Tidak Adil, Wasit Bantu Persija

Tavares sempat menyelipkan pujian sekaligus memberikan respek untuk Persija Jakarta. Namun, dari kaca mata pelatih berusia 44 tahun itu, Macan Kemayoran mendapatkan bantuan dari wasit pada laga ini.
“Untuk laga ini, wasit sangat tidak adil terhadap kami. Para pemain tidak layak mendapatkan perlakuan semacam ini. Jika pelanggaran ini hanya berbuah kartu kuning, bagaimana bisa dia memberikan lima kartu kuning kepada kami yang melakukan foul ringan?” ujarnya.
“Saya pikir, Persija Jakarta adalah tim punya pemain-pemain yang bagus. Suporternya juga fantastis. Namun, mohon maaf, untuk hari ini wasit membantu Persija Jakarta,” imbuhnya.
Disadur dari Bola.com: Radifa Arsa/Hendry Wibowo, 30 September 2024
Klasemen BRI Liga 1 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Persija Jakarta Sindir Bernardo Tavares: Terlalu Banyak Protes pada Wasit
Bola Indonesia 30 September 2024, 15:47
-
Jadwal dan Link Streaming Persija Jakarta vs PSM Makassar 29 September 2024
Bola Indonesia 29 September 2024, 12:12
-
Prediksi BRI Liga 1: Persija Jakarta vs PSM Makassar 29 September 2024
Bola Indonesia 29 September 2024, 07:10
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR