Bola.net - Anggota Tim Transisi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) FX Hadi Rudyatmo mempunyai beberapa usulan terkait tugas tim kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Tugas tersebut, menurut pria yang menjabat sebagai wali kota Solo itu, tidak jauh berbeda dengan Komite Normalisasi yang terbentuk empat tahun silam.
"Ada beberapa target yang akan saya usulkan kepada Menpora. Yang pertama adalah pembenahan sistem manajemen dalam tubuh PSSI agar lebih transparan.
"Kemudian adanya perbaikan terhadap proses seleksi pemain yang masuk dalam tim nasional. Dan terakhir, tim transisi harus bisa menciptakan sistem seleksi wasit dan pemimpin pertandingan yang bisa dipertanggungjawabkan," jelas Rudyatmo kepada wartawan, di Solo, Sabtu (9/5).
Ia berharap tim nasional bisa diisi oleh para pemain terbaik. Sedangkan proses seleksinya juga harus benar-benar transparan. Sementara wasit dan pemimpin pertandingan harus memiliki komitmen kuat. Tak hanya itu, Rudy menegaskan, para wasit juga harus memiliki orientasi yang sama, yaitu memajukan persepakbolaan di tanah air.
"Kasus sepakbola gajah antara PSS Sleman dengan PSIS Semarang itu bukti nyata kegagalan sistem seleksi wasit dan pemimpin pertandingan," tandasnya.
Meski demikian ia mengaku hingga saat ini belum mengetahui tugasnya, lantaran Menpora Imam Nahrawi memang belum memberikan petunjuk yang spesifik mengenai tugas dan kewenangan tim tersebut.
"Saya belum tahu apa tugas yang diberikan. Baru ditelepon kemarin sore Menpora telpon," katanya.
Meski demikian, Rudyatmo yakin bahwa nantinya tim transisi akan mampu menyelesaikan tugasnya dalam waktu dua bulan. Selain kompetisi harus terus berjalan, kata Rudy, PSSI juga harus mempersiapkan tim nasional yang akan ikut bertanding dalam SEA Games di Singapura. [initial]
(ars/rer)
Tugas tersebut, menurut pria yang menjabat sebagai wali kota Solo itu, tidak jauh berbeda dengan Komite Normalisasi yang terbentuk empat tahun silam.
"Ada beberapa target yang akan saya usulkan kepada Menpora. Yang pertama adalah pembenahan sistem manajemen dalam tubuh PSSI agar lebih transparan.
"Kemudian adanya perbaikan terhadap proses seleksi pemain yang masuk dalam tim nasional. Dan terakhir, tim transisi harus bisa menciptakan sistem seleksi wasit dan pemimpin pertandingan yang bisa dipertanggungjawabkan," jelas Rudyatmo kepada wartawan, di Solo, Sabtu (9/5).
Ia berharap tim nasional bisa diisi oleh para pemain terbaik. Sedangkan proses seleksinya juga harus benar-benar transparan. Sementara wasit dan pemimpin pertandingan harus memiliki komitmen kuat. Tak hanya itu, Rudy menegaskan, para wasit juga harus memiliki orientasi yang sama, yaitu memajukan persepakbolaan di tanah air.
"Kasus sepakbola gajah antara PSS Sleman dengan PSIS Semarang itu bukti nyata kegagalan sistem seleksi wasit dan pemimpin pertandingan," tandasnya.
Meski demikian ia mengaku hingga saat ini belum mengetahui tugasnya, lantaran Menpora Imam Nahrawi memang belum memberikan petunjuk yang spesifik mengenai tugas dan kewenangan tim tersebut.
"Saya belum tahu apa tugas yang diberikan. Baru ditelepon kemarin sore Menpora telpon," katanya.
Meski demikian, Rudyatmo yakin bahwa nantinya tim transisi akan mampu menyelesaikan tugasnya dalam waktu dua bulan. Selain kompetisi harus terus berjalan, kata Rudy, PSSI juga harus mempersiapkan tim nasional yang akan ikut bertanding dalam SEA Games di Singapura. [initial]
Baca Juga
- Tunggu Rapat Koordinasi Tim Transisi, Eddy Rumpoko Jalin Komunikasi Dengan Klub
- Persebaya Pertanyakan Pembentukan Tim Transisi
- Belum Ada Diskusi Tim Transisi, Zuhairi Misrawi Belum Mau Beber Program
- Persebaya Siap Ikut Tim Transisi, Tapi Dengan Satu Syarat
- Tim Transisi Bisa Mempercepat Hukuman FIFA
- Persebaya Nilai Tim Transisi Malah Menambah Masalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Minta Persebaya & Arema Diselesaikan Secara Damai
Bola Indonesia 9 Mei 2015, 18:41
-
Menpora Siapkan Opsi Penggunaan Operator Liga Baru
Bola Indonesia 9 Mei 2015, 18:37
-
Berikut Tiga Usulan Anggota Tim Transisi Kepada Menpora
Bola Indonesia 9 Mei 2015, 18:23
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR