Bola.net - Desakan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar mengizinkan Persebaya bisa bermain di Stadion Gelora 10 November tak hanya datang dari kalangan manajemen dan panitia pelaksana (panpel) pertandingan saja. Suporter setia Persebaya, Bonek juga melakukan hal serupa.
Hal itu dilontarkan salah satu dedengkot Bonek, Devara Noumanto. Menurut pria yang akrab disapa Sinyo Devara ini, adalah hal wajib bagi Pemkot Surabaya untuk memperbolehkan Persebaya menggunakan kembali Stadion Gelora 10 November. Apalagi stadion yang terletak di Tambaksari itu sudah selesai pemugaran.
"Pokoknya di putaran kedua, Persebaya wajib bermain di Tambaksari," tegas Sinyo, Rabu (23/4) pagi.
Bagi Sinyo, Stadion Gelora 10 November lebih representatif dibanding Gelora Bung Tomo (GBT). Letaknya berada di tengah kota, sehingga mudah dijangkau oleh penonton. Sedangkan GBT terletak di kawasan pinggiran yang berbatasan dengan Gresik. Akses ke GBT pun sangat minim dan terbatas.
"Angkutan kota juga tak ada. Harusnya Pemkot Surabaya tahu akan hal ini. Harusnya mereka membuka mata," lanjut Sinyo.
Sinyo tak menampik, letak GBT yang sukar dijangkau membuat penonton setia Persebaya berpikir ulang untuk menonton pertandingan Persebaya. "Waktu lawan tim-tim besar, oke lah kalau main di GBT. Tapi pertandingan lainnya cukup di Tambaksari," imbuh Sinyo.
Sebelumnya, Persebaya juga mengeluhkan bau sampah yang menyengat hidung pemain. Bau itu berasal dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Benowo yang letaknya memang tak jauh dari Stadion GBT. Bau sampah ini juga dikeluhkan tim-tim yang bertandang ke Surabaya dan main lawan Persebaya di GBT.
"Apa walikota tidak malu kalau semua tim dari Indonesia yang bertanding di Surabaya selalu mengeluhkan bau sampah ini," tutur Ketua Panpel Persebaya, dr Wardi Azhari.
Sementara dokter tim Persebaya, dr Nanang Tri Nugroho, bau yang ditimbulkan oleh sampah tak baik untuk kesehatan para atlet, tak terkecuali para pemain Persebaya. Letak stadion yang tak jauh dari tempat sampah membuat pemain Persebaya rentan sakit. Sebab banyak virus yang akan terbang dan menyebabkan gangguan pernafasan. (faw/pra)
Hal itu dilontarkan salah satu dedengkot Bonek, Devara Noumanto. Menurut pria yang akrab disapa Sinyo Devara ini, adalah hal wajib bagi Pemkot Surabaya untuk memperbolehkan Persebaya menggunakan kembali Stadion Gelora 10 November. Apalagi stadion yang terletak di Tambaksari itu sudah selesai pemugaran.
"Pokoknya di putaran kedua, Persebaya wajib bermain di Tambaksari," tegas Sinyo, Rabu (23/4) pagi.
Bagi Sinyo, Stadion Gelora 10 November lebih representatif dibanding Gelora Bung Tomo (GBT). Letaknya berada di tengah kota, sehingga mudah dijangkau oleh penonton. Sedangkan GBT terletak di kawasan pinggiran yang berbatasan dengan Gresik. Akses ke GBT pun sangat minim dan terbatas.
"Angkutan kota juga tak ada. Harusnya Pemkot Surabaya tahu akan hal ini. Harusnya mereka membuka mata," lanjut Sinyo.
Sinyo tak menampik, letak GBT yang sukar dijangkau membuat penonton setia Persebaya berpikir ulang untuk menonton pertandingan Persebaya. "Waktu lawan tim-tim besar, oke lah kalau main di GBT. Tapi pertandingan lainnya cukup di Tambaksari," imbuh Sinyo.
Sebelumnya, Persebaya juga mengeluhkan bau sampah yang menyengat hidung pemain. Bau itu berasal dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Benowo yang letaknya memang tak jauh dari Stadion GBT. Bau sampah ini juga dikeluhkan tim-tim yang bertandang ke Surabaya dan main lawan Persebaya di GBT.
"Apa walikota tidak malu kalau semua tim dari Indonesia yang bertanding di Surabaya selalu mengeluhkan bau sampah ini," tutur Ketua Panpel Persebaya, dr Wardi Azhari.
Sementara dokter tim Persebaya, dr Nanang Tri Nugroho, bau yang ditimbulkan oleh sampah tak baik untuk kesehatan para atlet, tak terkecuali para pemain Persebaya. Letak stadion yang tak jauh dari tempat sampah membuat pemain Persebaya rentan sakit. Sebab banyak virus yang akan terbang dan menyebabkan gangguan pernafasan. (faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cedera Hidung Tak Pulih, Mario Costas Akan Jalani Operasi
Bola Indonesia 23 April 2014, 22:38
-
Gelandang PSM, Kaharuddin Segera Jalani Operasi Lutut
Bola Indonesia 23 April 2014, 22:25
-
Jumat, Manajemen PSM Temui Pengelola Stadion
Bola Indonesia 23 April 2014, 22:21
-
Gresik United Cuma Seri, Ini Komentar Alfredo
Bola Indonesia 23 April 2014, 21:15
-
Review ISL: Gresik United Gagal Menang Lagi
Bola Indonesia 23 April 2014, 17:36
LATEST UPDATE
-
Manchester United dan Fondasi yang Lebih Kuat untuk Melanjutkan Kebangkitan
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 08:21
-
Jadwal Padat Kayak Klub Eropa? Begini Strategi Grooming Biar Tetap Sat-set
Lain Lain 20 Agustus 2026, 08:03
-
Arsenal Menatap Musim Anyar dengan Ambisi Berlipat
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 07:48
-
Susunan Lini Tengah Terkuat Manchester United dengan Carlos Baleba
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 07:01
-
Timnas Voli Putri Indonesia Usung Target Tembus 6 Besar AVC Continental 2026
Voli 20 Agustus 2026, 06:45
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR