Bola.net - Rencana aksi yang telah disampaikan Masyarakat Pecinta Sepak Bola Indonesia (MPSI), ditanggapi datar oleh Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Noor Aman.
MPSI bertekad membawa massa dengan jumlah besar-besaran untuk mendatangi kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (23/2). Hal tersebut, untuk mendesak Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, supaya segera mengeluarkan rekomendasi penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
"Biasa lah itu, Presiden saja di demo," kata Noor Aman.
Kompetisi ISL musim 2015, nantinya baru bisa digelar hingga batas waktu yang sudah ditetapkan, yakni 4 Maret mendatang. Namun, dengan catatan jika PT Liga Indonesia (PT LI) dan klub sudah mampu memenuhi persyaratan yang diminta BOPI secara keseluruhan.
Dilanjutkan Noor Aman, jika BOPI berkepentingan memastikan kompetisi sepak bola profesional, benar-benar berjalan profesional. Misalnya saja, terkait dokumen laporan penyelesaian utang kepada pemain dan ofisial, kontrak kerja pemain lokal dan asing, termasuk dengan keterangan izin tinggal atau Kitas.
"Kami tidak meminta persyaratan dipenuhi secara mendadak, melainkan sudah sejak tahun 2014. Jadi, jangan diartikan yang macam-macam," pungkasnya (esa/mri)
MPSI bertekad membawa massa dengan jumlah besar-besaran untuk mendatangi kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (23/2). Hal tersebut, untuk mendesak Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, supaya segera mengeluarkan rekomendasi penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
"Biasa lah itu, Presiden saja di demo," kata Noor Aman.
Kompetisi ISL musim 2015, nantinya baru bisa digelar hingga batas waktu yang sudah ditetapkan, yakni 4 Maret mendatang. Namun, dengan catatan jika PT Liga Indonesia (PT LI) dan klub sudah mampu memenuhi persyaratan yang diminta BOPI secara keseluruhan.
Dilanjutkan Noor Aman, jika BOPI berkepentingan memastikan kompetisi sepak bola profesional, benar-benar berjalan profesional. Misalnya saja, terkait dokumen laporan penyelesaian utang kepada pemain dan ofisial, kontrak kerja pemain lokal dan asing, termasuk dengan keterangan izin tinggal atau Kitas.
"Kami tidak meminta persyaratan dipenuhi secara mendadak, melainkan sudah sejak tahun 2014. Jadi, jangan diartikan yang macam-macam," pungkasnya (esa/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
The Jakmania Dihimbau Ikut Berjuang Desak Menpora Beri Izin ISL
Bola Indonesia 21 Februari 2015, 21:38
-
Gresik United Bakal Adakan Evaluasi Rutin
Bola Indonesia 21 Februari 2015, 21:05
-
Keputusan Menpora Tunda ISL Dicap Penuh Muatan Politis
Bola Indonesia 21 Februari 2015, 20:50
-
Depak Gama, Gresik United Pilih Dzumafo
Bola Indonesia 21 Februari 2015, 20:35
-
ITC Tak Kunjung Jelas, Persija Deadline Alan Aciar
Bola Indonesia 21 Februari 2015, 20:22
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR