
Bola.net - Piala Presiden 2026 mengambil jalan yang berbeda dari turnamen pramusim lainnya. Memasuki edisi kedelapan, turnamen ini tidak hanya berbicara tentang kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana sepak bola dapat menghadirkan manfaat bagi lebih banyak orang.
Pesan itu terasa kuat pada seremoni pembukaan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/7) malam WIB. Di hadapan ribuan penonton, Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, memilih menutup sambutannya dengan sebuah pepatah Sunda yang sederhana, tetapi sarat makna.
Caina herang laukna beunang, yang artinya airnya tetap jernih, ikannya tetap didapat. Sebuah filosofi yang mengajarkan bahwa tujuan besar dapat diraih tanpa harus merugikan orang lain atau mengorbankan nilai-nilai yang dijunjung bersama.
Jika dicermati lebih jauh, pepatah tersebut seolah menjadi benang merah yang menjelaskan arah penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Turnamen ini bukan sekadar ruang bagi klub untuk mematangkan persiapan menuju musim 2026/2027, tetapi juga upaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan oleh seluruh ekosistem sepak bola Indonesia.
Piala Presiden 2026 diikuti delapan tim, termasuk tiga tim dari luar negeri yakni Port FC (Thailand), Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam). Sementara, Indonesia diwakili oleh Persib Bandung, Persija Jakarta, Arema FC, Persebaya Surabaya, dan PSMS Medan.
Sepak Bola yang Menggerakkan Lebih dari Sekadar Pertandingan

Piala Presiden memang diawali sebagai turnamen pramusim. Fungsinya jelas, yakni memberi kesempatan kepada klub peserta untuk membangun chemistry, menguji strategi, dan mengukur kesiapan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Namun, penyelenggara ingin membawa turnamen ini melampaui fungsi tersebut. Transparansi menjadi salah satu prinsip utama yang terus dipertahankan sejak awal penyelenggaraan hingga kini.
Dalam sambutannya, Maruarar Sirait menegaskan bahwa Piala Presiden 2026 kembali digelar tanpa menggunakan dana APBN maupun BUMN. Seluruh pembiayaan berasal dari sektor swasta, sebuah model yang menunjukkan bahwa industri olahraga Indonesia mulai mampu berdiri di atas fondasi bisnis yang sehat.
"Piala Presiden kembali membuktikan bahwa industri olahraga di Indonesia terus berkembang. Seluruh pendanaan turnamen ini berasal dari sektor swasta, tanpa menggunakan dana APBN maupun BUMN," kata Maruarar Sirait.
Dukungan sponsor menjadi kunci keberhasilan tersebut. PT Freeport Indonesia, Adaro Indonesia, Astra Financial, Barito Pacific, Berau Coal, Emtek, dan Triputra Group berkontribusi sehingga total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp60 miliar.
Komitmen meningkatkan kualitas turnamen juga diwujudkan melalui kenaikan hadiah. Setelah juara edisi sebelumnya menerima Rp5,5 miliar, kini Piala Presiden 2026 menyiapkan hadiah Rp6 miliar bagi tim terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap meningkatnya kualitas kompetisi.
Filosofi yang Menghidupkan Ekosistem Sepak Bola Indonesia

Makna caina herang laukna beunang semakin terasa ketika melihat dampak yang dihasilkan Piala Presiden di luar lapangan. Turnamen ini tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat dan membuka ruang bagi berbagai sektor untuk berkembang bersama.
"Terdapat 60 pelaku UMKM yang berpartisipasi di Bandung. Berdasarkan informasi yang kami terima, omzet mereka meningkat dan seluruh pelaku UMKM tidak dipungut biaya sewa. Kami ingin UMKM Indonesia semakin berkembang," kata Maruarar Sirait.
Rasanya, tidak berlebihan jika Maruarar dapat laporan bahwa omzet pelaku UMKM yang hadir di stadion mengalami kenaikan. Sebab, pada hari pertama gelaran Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, ada 23.756 penonton yang hadir. Mereka tentu berbelanja dan menghidupkan ekonomi lewat pertandingan sepak bola.
Sementara itu, Ketua PSSI, Erick Thohir, meyakini bahwa Piala Presiden 2026 memberi dampak yang besar bagi ekosistem sepak bola Indonesia. Bukan hanya sekadar bagi pelaku UMKM, akan tetapi juga klub sebagai ekosistem utama dari permainan sepak bola.
Menurut Erick Thohir, semakin banyak turnamen atau kompetisi seperti Piala Presiden, maka dampaknya akan makin bagus untuk sepak bola Indonesia. Sebab, dengan bertambahnya jam terbang para pemain memainkan laga internasional, maka level sepak bola Indonesia akan terangkat.
"Makin banyak kompetisi buat para pemain, buat klub makin bagus. Piala Liga juga akan bergulir, Piala Presiden bergulir, dan ini jadi bagian untuk memperkaya jam terbang semua pihak," ucap Ketua PSSI, Erick Thohir.
"Saya ucapkan terima kasih pada pemilik klub, manajemen klub, pelatih, official, dan pemain yang melihat Piala Presiden secara serius," sambung Erick Thohir.
Piala Presiden 2026 menjadi aplikasi yang ideal untuk peribahasa caina herang laukna beunang: tujuan tercapai, proses tetap terjaga, dan semua pihak pulang membawa kebaikan.
Baca Ini Juga
- Piala Presiden 2026 - Persebaya vs Persija: Penentu Persaingan Grup B di Vidio
- Piala Presiden 2026: Ketika Transparansi Melahirkan Kepercayaan
- Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, Minggu 26 Juli 2026
- Persib Tampil Oke Saat Kalahkan Arema FC, Tapi Masih Bisa Lebih Baik Lagi
- Persib Bekuk Arema FC di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Full Senyum
- Hasil Piala Presiden 2026: Gol Uilliam Baros Bawa Persib Raih 3 Poin
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 4-5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 14:48
-
RESMI: AFC Undur Piala Asia 2027, Dimulai pada 23 Desember 2027
Tim Nasional 3 November 2026, 14:31
-
Link Nonton Streaming RANS Nusantara FC vs Arema FC - I.League Cup 2026/2027
Bola Indonesia 3 November 2026, 14:14
-
Medan Falcons Juara Marcopolo Cup 2026, Kalahkan BVC Asahan dalam Final Dramatis 3-2
Voli 3 November 2026, 14:08
-
Prediksi Lens vs Como 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 14:08
-
Aqil Savik Siap Manfaatkan Kesempatan di Persija, Laga Kontra PSMS Jadi Pembuktian
Bola Indonesia 3 November 2026, 13:13
-
Prediksi AEK Athena vs Madrid 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 13:02
-
Prediksi Fenerbahce vs Liverpool 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 12:15
-
I.League Cup: Pelatih Arema FC Waspadai 2 Pemain RANS Nusantara
Bola Indonesia 3 November 2026, 12:14
-
Arsenal Kepincut Bintang Muda Bournemouth Ini, Coba Dibajak di Januari 2027
Liga Inggris 3 November 2026, 11:25
-
Klub EPL Ini Mau Tikung Transfer Jean-Philippe Mateta ke MU
Liga Inggris 3 November 2026, 10:29
-
Alejandro Balde Dikritik, Hansi Flick Pasang Badan
Liga Champions 3 November 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR