Cerita di Balik Negosiasi Singkat Kepindahan Shayne Pattynama dari Buriram United ke Persija, Terpukau dengan Reputasi Macan Kemayoran

Cerita di Balik Negosiasi Singkat Kepindahan Shayne Pattynama dari Buriram United ke Persija, Terpukau dengan Reputasi Macan Kemayoran
Pemain baru Persija Jakarta, Shayne Pattynama. (c) persija.id

Bola.net - Transfer saga Shayne Pattynama menuju Persija Jakarta ternyata berjalan sangat mulus. Bek kiri Timnas Indonesia ini akhirnya buka kartu soal proses kepindahannya.

Tidak ada drama panjang atau negosiasi yang berbelit-belit. Kesepakatan dengan manajemen Macan Kemayoran terjadi dalam tempo yang sangat singkat.

Mantan pemain Buriram United ini mengaku langsung tertarik saat tawaran itu datang. Reputasi besar klub Ibu Kota menjadi magnet yang sulit ditolak.

Apalagi, ada peran 'orang dalam' yang meyakinkan hatinya. Rekan setimnya di Timnas Indonesia turut memberikan testimoni positif.

1 dari 3 halaman

Proses Sat-Set Tanpa Drama

Pemain baru Persija Jakarta, Shayne Pattynama. (c) persija.id

Pemain baru Persija Jakarta, Shayne Pattynama. (c) persija.id

Shayne menceritakan betapa agresifnya pendekatan Persija. Komunikasi awal langsung berujung pada tawaran serius yang memikat.

Ia tak butuh waktu lama untuk mengiyakan ajakan tersebut.

"Prosesnya berjalan sangat cepat. Awalnya saya hanya mendengar ada ketertarikan. Lalu tiba-tiba langsung, 'Kami menginginkan kamu.' Saya langsung mengatakan bahwa saya sangat tertarik," ujar Shayne dilansir dari situs resmi klub.

Kedua belah pihak tampaknya memang sudah berjodoh. Pembicaraan kontrak pun tuntas tanpa kendala berarti.

"Setelah itu kami bernegosiasi dan akhirnya mencapai kesepakatan. Prosesnya cepat, tapi semuanya berjalan sangat lancar dan baik," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Reputasi Mentereng dan Peran Rizky Ridho

Keputusan Shayne tak lepas dari riset mendalam yang ia lakukan. Ia sadar betul Persija adalah raksasa di kancah sepak bola nasional.

Basis suporter yang militan menjadi nilai jual utama di matanya. Hal ini ia ketahui dari video dan cerita para koleganya.

"Seperti yang saya bilang, Persija adalah klub besar. Klub papan atas dengan basis suporter yang sangat besar," tegas pemain berusia 27 tahun itu.

Tak main-main, ia bahkan berkonsultasi langsung dengan kapten Timnas, Rizky Ridho, dan Jordi Amat. Bisikan mereka memantapkan langkahnya ke Jakarta.

"Saya sudah melihat banyak video dan berbicara dengan teman-teman yang bermain di sini. Mereka semua bilang suporternya luar biasa," ungkap Shayne.

"Saya juga berbicara dengan Jordi Amat dan Rizky Ridho, dan mereka mengatakan bahwa semuanya sangat baik di sini," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Jakarta Bukan Lagi Sekadar Transit

Sisi emosional juga bermain peran penting dalam transfer ini. Shayne merasa Jakarta sudah memberikan kenyamanan layaknya rumah sendiri.

Keramahtamahan warga lokal membuatnya selalu rindu untuk kembali.

"Orang-orangnya, tentu saja. Orang-orang di Indonesia selalu membuat saya merasa seperti di rumah. Sejak pertama kali saya datang ke sini, rasanya selalu seperti pulang," tuturnya penuh haru.

Kini, ia tak perlu lagi bolak-balik hanya untuk tugas negara. Ia memboyong sang istri untuk menetap dan memulai hidup baru di Ibu Kota.

"Biasanya saya datang bersama Tim Nasional hanya sekitar satu minggu. Sekarang saya datang bersama istri saya, dan kami berdua saling berkata bahwa kami sangat senang bisa kembali," ceritanya.

"Sekarang Jakarta akan menjadi rumah kami, bukan hanya singgah sebentar. Rasanya sangat menyenangkan bisa menyebut Jakarta sebagai rumah," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL