Bola.net - Sebuah tekad diapungkan Sylvano Comvalius ihwal proses adaptasi yang harus dilakoni gelandang anyar timnya, Takafumi Akahoshi. Penyerang Arema FC ini bertekad bulat untuk melakukan semua hal demi membantu sahabatnya ini beradaptasi dengan cepat di tim barunya.
"Aka (sapaan karib Akahoshi, red) adalah salah seorang sahabat saya. Saya akan membantunya akan lekas bisa beradaptasi," kata Comvalius.
"Saya pastikan akan melakukan apa pun demi bisa membantunya untuk bisa beradaptasi dengan sepak bola Indonesia," sambungnya.
Comvalius dan Aka pernah bermain bersama pada 2018 lalu. Waktu itu, dua pemain ini sama-sama memperkuat Suphanburi, di Liga Thailand.
Namun, kebersamaan mereka tak berlangsung lama. Semusim bahu-membahu di lapangan, Aka dan Comvalius berpisah jalan. Aka merantau ke Iran untuk memperkuat Foolad. Sementara, Comvalius merapat ke Kuala Lumpur FA, di Malaysia.
Apa saja, menurut Comvalius, yang harus diprioritaskan Aka pada masa adaptasinya? Simak di bawah ini.
Adaptasi Cara Main Sepak Bola Indonesia
Comvalius menyebut, ada hal terpenting, yang harus diprioritaskan Aka pada masa adaptasinya. Hal tersebut, menurut pemain asal Belanda ini, adalah cara main sepak bola Indonesia yang terbilang unik.
"Memang level sepak bola Indonesia lebih rendah ketimbang negara-negara lain yang pernah ia singgahi," tutur Comvalius.
"Namun, di sini, permainan sangat cepat. Transisi dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya berlangsung sangat cepat," sambungnya.
Harus Lekas Adaptasi

Lebih lanjut, Comvalius menyebut bahwa Aka harus bisa lekas beradaptasi dengan kondisi di Arema dan iklim sepak bola Indonesia. Pasalnya, menurut pemain berusia 32 tahun tersebut, tak ada banyak waktu yang dimiliki Aka untuk beradaptasi.
"Saat ini, waktu yang ada tak begitu panjang. Mungkin tinggal tersisa sekitar empat bulan lagi sampai kompetisi berakhir," papar Comvalius.
"Jadi, jika tak bisa beradaptasi dengan cepat, keadaan akan sulit baginya. Namun saya yakin, selain saya, semua pihak di sini pasti akan membantunya," tandasnya.
(Bola.net/Dendi Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Arema Waspadai Etos Kerja Keras PSIS Semarang
Bola Indonesia 29 Agustus 2019, 21:59
-
PSIS Tentukan Nasib Pemain Setelah Lawan Arema
Bola Indonesia 29 Agustus 2019, 19:29
-
Lawan Arema, PSIS Bisa Andalkan Claudir Marini
Bola Indonesia 29 Agustus 2019, 19:24
-
Menjamu PSIS Semarang, Arema Punya Modal Berharga
Bola Indonesia 29 Agustus 2019, 13:27
-
Comvalius: Laga Kontra PSIS Tak Bakal Mudah Bagi Arema
Bola Indonesia 29 Agustus 2019, 10:55
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR