Bola.net - Manajemen Deltras Sidoarjo mulai mendapatkan celah guna mengatasi krisis finansial yang mendera mereka. Gaji pemain selama 6 bulan yang terkatung-katung pun akan segera terbayarkan.
Dana segar itu akan coba diperjuangkan Deltras saat rapat evaluasi PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator Indonesia Super League (ISL) Jumat (10/8) nanti. Sebagai peserta ISL musim lalu, The Lobster memang berhak mendapatkan dana sekitar Rp 7 miliar. Dana itu sendiri merupakan bagian dari hak siar ISL sebesar Rp 130 miliar yang dibagi kepada 18 klub peserta.
"Rencananya PT LI akan mengumpulkan klub-klub untuk membahas evaluasi kompetisi, Jumat ini. Nah, kami akan meminta kejelasan ke PT LI tentang dana itu," terang Direktur Pelaksana PT Delta Raya Sidoarjo, Dicky Hartanto, di hadapan wartawan, Selasa (7/8).
Menurutnya, kejelasan tentang dana akan memudahkan manajemen The Lobster menyelesaikan tanggungan kepada pemain maupun pelatih. Seperti diketahui, punggawa Deltras masih belum menerima haknya selama enam bulan akibat belum cairnya dana sponsor.
Sementara ditanya terkait janji sponsor dalam pertemuan 27 Juli lalu, Dicky mengaku pihak sponsor tak kunjung memberi kepastian. "Begitu ada kejelasan dari PT LI kami berharap sponsor segera memberi kepastian. Kami tentu ingin lekas menyelesaikan tanggungan ini," tandas pria kelahiran Malang ini. (djr/dzi)
Dana segar itu akan coba diperjuangkan Deltras saat rapat evaluasi PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator Indonesia Super League (ISL) Jumat (10/8) nanti. Sebagai peserta ISL musim lalu, The Lobster memang berhak mendapatkan dana sekitar Rp 7 miliar. Dana itu sendiri merupakan bagian dari hak siar ISL sebesar Rp 130 miliar yang dibagi kepada 18 klub peserta.
"Rencananya PT LI akan mengumpulkan klub-klub untuk membahas evaluasi kompetisi, Jumat ini. Nah, kami akan meminta kejelasan ke PT LI tentang dana itu," terang Direktur Pelaksana PT Delta Raya Sidoarjo, Dicky Hartanto, di hadapan wartawan, Selasa (7/8).
Menurutnya, kejelasan tentang dana akan memudahkan manajemen The Lobster menyelesaikan tanggungan kepada pemain maupun pelatih. Seperti diketahui, punggawa Deltras masih belum menerima haknya selama enam bulan akibat belum cairnya dana sponsor.
Sementara ditanya terkait janji sponsor dalam pertemuan 27 Juli lalu, Dicky mengaku pihak sponsor tak kunjung memberi kepastian. "Begitu ada kejelasan dari PT LI kami berharap sponsor segera memberi kepastian. Kami tentu ingin lekas menyelesaikan tanggungan ini," tandas pria kelahiran Malang ini. (djr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deltras Lihat Celah Keluar Dari Krisis Finansial
Bola Indonesia 7 Agustus 2012, 19:35
-
Rp 18 M Tak Selamatkan Deltras Dari Degradasi
Bola Indonesia 2 Agustus 2012, 22:04
-
Tanggapi Merger, Deltamania Pecah Dua Kubu
Bola Indonesia 31 Juli 2012, 21:50
-
Iman Arif Benarkan Rencana Merger Pelita-Deltras
Bola Indonesia 31 Juli 2012, 09:00
-
Nasib dan Gaji Blitz Masih Digantung Deltras
Bola Indonesia 27 Juli 2012, 09:25
LATEST UPDATE
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
-
Gawat! Lionel Messi Cedera Jelang Piala Dunia 2026
Bola Dunia Lainnya 25 Mei 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR