
Rombongan Ayam Jantan dari Timur mengaku kecewa pada pelayanan yang diberikan tim tuan rumah. Pasalnya, manajemen Arema memberikan tumpangan bus yang tidak memuaskan untuk mengantar mereka dari Surabaya menuju Malang.
Perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam waktu sekitar dua jam harus memakan sampai lima jam. Pelatih PSM, Petar Segrt, mengatakan bahwa bus yang dikirim manajemen Arema terlalu kecil sehingga semua rombongan tidak muat termasuk barang bawaan mereka.
Akibatnya, beberapa staf tidak kebagian tempat duduk. Sehingga, selama perjalanan mereka duduk bergantian. Beberapa pemain juga harus berdiri dalam bus selama perjalan menuju Kota Malang.
Sebenarnya, LO Arema awalnya memberikan mobil yang bagus. Tapi, entah mengapa tiba-tiba manajemen Arema menggantinya dengan bus yang kecil.
“Jujur, kami semua kecewa dengan provokasi dari manajemen Arema sebelum laga leg kedua Piala Indonesia ini. Arema mengirimkan bus yang kecil, lambat dan jelek,” ungkap Petar.
Karena perjalanan yang lambat, pemain terpaksa mampir di jalan untuk makan malam. Mereka baru tiba di hotel sekitar pukul 19.00 wib.
Karena sudah makan, mereka pun tidak menyantap makanan yang sudah disediakan pihak hotel. Meski tidak makan, PSM tetap harus membayarkan karena sudah manajemen hotel sudah menyediakannya.
“Jadi saya putuskan untuk memberikan makanan itu kepada orang yang kurang mampu yang kami temui di jalan dalam kota Malang,” ujar Petar.
“Memang klub tidak memiliki uang, tapi ini bukan pemborosan. Kami hanya ingin membuat amal. Karena makanan itu tidak kami makan tapi harus dibayar, jadi mending berbuat sosial dengan memberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” lanjut Petar.
Petar merasa ini adalah intimidasi bagi timnya agar tertekan menjelang laga. Ia mengingat pelayanan manajemen PSM saat rombongan Arema berada di Makassar. Mereka diperlakukan dengan baik bahkan diberikan tempat latihan di Lapangan Karebosi yang notabene adalah lapangan latihan untuk PSM.
“Bahkan saat seorang pemain Arema yang dibawa ke rumah sakit karena kepalanya cedera, saya mengunjunginya. Saya juga mencoba carikan pengobatan terbaik di Makassar untuk pemain Arema itu,” ungkap pelatih asal Kroasia ini.
“Setelah mengalami kelelahan dalam perjalanan, manajemen Arema minta maaf atas kesalahan tersebut. Apa yang bisa saya katakan, semua sudah terjadi. Ya, semoga pada pertandingan nanti bisa berjalan lebih adil,” katanya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Tiket 8 Besar, Arema Turun Full Team
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 21:00
-
Wasit Daryanto Absen, PSM Ogah Ikuti Technical Meeting
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 20:08
-
Diberikan Bus Jelek, PSM Kecewa Manajemen Arema
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 19:00
-
Tak Mau Kebobolan Tiket, Persebaya Ganti Ketua Panpel
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 14:48
-
PSLS Pantang Menyerah Hadapi Persebaya
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 14:25
LATEST UPDATE
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:04
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 5 Januari 2026, 09:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 08:48
-
Jadwal Lengkap Turnamen Voli Indonesia 2026, Jangan Lupa Dukung Tim Favoritmu!
Voli 5 Januari 2026, 08:40
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR