
Bola.net - PSM Makassar meminta agar pelaksanaan technical meeting (TM) jelang laga leg kedua Piala Indonesia lawan Arema Indonesia IPL ditunda. Pelatih PSM, Petar Segrt, ingin TM berjalan jika wasit kepala yang akan memimpin pertandingan juga hadir.
Sayangnya, hingga sekitar pukul 20.00 wib, Daryanto yang ditunjuk untuk memimpin pertandingan belum tiba di Malang. Makanya, Petar ogah mengikuti TM.
“Saya tidak ingin ada technical meeting tanpa wasit kepala. Saya akan menunggu sampai dia datang. Karena dia yang bakal banyak memberikan kebijakan saat pertandingan nanti,” kata Petar melalui pesan singkatnya.
Keterlambatan kedatangan wasit ini dinilai Petar berkaitan dengan belum dibayarkannya gaji mereka. Petar pun meminta agar PSSI segera memenuhi hak para wasit agar mereka bisa bekerja dengan maksimal.
“PSSI harus membayar gaji wasit segera dan mereka harus menemukan cara berbeda untuk membayar tiket pesawat dari para wasit. Karena, wasit yang membayar semua kebutuhan perjalanannya lebih dulu itu sangat tidak baik,” kata pelatih asal Kroasia ini.
“Saya pikir, masalah gaji ini tidak saja mempengaruhi kinerja wasit di lapangan tapi juga bisa sangat berbahaya. Tanpa wasit, kami tidak bisa main,” lanjutnya.
Ini bukan pertama kalinya Petar berkoar-koar agar PSSI segera membayar gaji wasit. Beberapa waktu lalu, pelatih berusia 46 tahun itu sudah mengungkapkan aspirasinya.
“Mungkin hanya saya seorang pelatih, khususnya dari luar negeri, yang mau berbicara terbuka tentang hal ini. Kita harus menyelamatkan wasit Indonesia jika ingin memperbaiki sepakbola Indonesia,” kata Petar. (nda/dzi)
Sayangnya, hingga sekitar pukul 20.00 wib, Daryanto yang ditunjuk untuk memimpin pertandingan belum tiba di Malang. Makanya, Petar ogah mengikuti TM.
“Saya tidak ingin ada technical meeting tanpa wasit kepala. Saya akan menunggu sampai dia datang. Karena dia yang bakal banyak memberikan kebijakan saat pertandingan nanti,” kata Petar melalui pesan singkatnya.
Keterlambatan kedatangan wasit ini dinilai Petar berkaitan dengan belum dibayarkannya gaji mereka. Petar pun meminta agar PSSI segera memenuhi hak para wasit agar mereka bisa bekerja dengan maksimal.
“PSSI harus membayar gaji wasit segera dan mereka harus menemukan cara berbeda untuk membayar tiket pesawat dari para wasit. Karena, wasit yang membayar semua kebutuhan perjalanannya lebih dulu itu sangat tidak baik,” kata pelatih asal Kroasia ini.
“Saya pikir, masalah gaji ini tidak saja mempengaruhi kinerja wasit di lapangan tapi juga bisa sangat berbahaya. Tanpa wasit, kami tidak bisa main,” lanjutnya.
Ini bukan pertama kalinya Petar berkoar-koar agar PSSI segera membayar gaji wasit. Beberapa waktu lalu, pelatih berusia 46 tahun itu sudah mengungkapkan aspirasinya.
“Mungkin hanya saya seorang pelatih, khususnya dari luar negeri, yang mau berbicara terbuka tentang hal ini. Kita harus menyelamatkan wasit Indonesia jika ingin memperbaiki sepakbola Indonesia,” kata Petar. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Tiket 8 Besar, Arema Turun Full Team
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 21:00
-
Wasit Daryanto Absen, PSM Ogah Ikuti Technical Meeting
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 20:08
-
Diberikan Bus Jelek, PSM Kecewa Manajemen Arema
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 19:00
-
Tak Mau Kebobolan Tiket, Persebaya Ganti Ketua Panpel
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 14:48
-
PSLS Pantang Menyerah Hadapi Persebaya
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 14:25
LATEST UPDATE
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
-
Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
Bundesliga 21 Mei 2026, 10:45
-
Gokil! Casemiro Tolak Banyak Tawaran Demi Inter Miami
Bola Dunia Lainnya 21 Mei 2026, 10:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR