
Bola.net - Persijap Jepara harus menelan pil pahit setelah dipermalukan tamunya, Semen Padang dengan skor 1-2 dalam lanjutan ISL di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (12/4) sore.
Menurut asisten pelatih Laskar Kalinyamat, Supriyanto, timnya tampil tidak maksimal dalam laga tersebut lantaran tak didampingi pelatih utama Raja Isa yang sedang pulang kampung ke Malaysia.
"Tanpa kehadiran pelatih memang sangat berpengaruh terhadap permainan tim Persijap. Saya sendiri juga gugup dalam memimpin para pemain," ujar Supriyanto seperti dilansir Antara.
"Kami tidak bisa menyalahkan pemain. Pertandingan hari ini berat karena tim lawan main bagus dan merupakan tim mapan. Di babak kedua sebenarnya kami cukup bisa mengimbangi, sayang kita kalah," imbuhnya.
Dua gol kemenangan Kabau Sirah dilesakkan oleh Hendra Bayauw di menit 19 dan penalti Esteban Vizcarra menit 29. Sedangkan gol hiburan Persijap dicetak oleh Claudinho melalui penalti di menit 36.
Dengan kekalahan ini, untuk sementara Persijap tetap tak beranjak dari posisi ketiga dari bawah di klasemen ISL Wilayah Barat dengan poin 4, sementara Semen Padang menggeser Persija dan duduk di peringkat tiga dengan poin 13. [initial]
(ant/pra)
Menurut asisten pelatih Laskar Kalinyamat, Supriyanto, timnya tampil tidak maksimal dalam laga tersebut lantaran tak didampingi pelatih utama Raja Isa yang sedang pulang kampung ke Malaysia.
"Tanpa kehadiran pelatih memang sangat berpengaruh terhadap permainan tim Persijap. Saya sendiri juga gugup dalam memimpin para pemain," ujar Supriyanto seperti dilansir Antara.
"Kami tidak bisa menyalahkan pemain. Pertandingan hari ini berat karena tim lawan main bagus dan merupakan tim mapan. Di babak kedua sebenarnya kami cukup bisa mengimbangi, sayang kita kalah," imbuhnya.
Dua gol kemenangan Kabau Sirah dilesakkan oleh Hendra Bayauw di menit 19 dan penalti Esteban Vizcarra menit 29. Sedangkan gol hiburan Persijap dicetak oleh Claudinho melalui penalti di menit 36.
Dengan kekalahan ini, untuk sementara Persijap tetap tak beranjak dari posisi ketiga dari bawah di klasemen ISL Wilayah Barat dengan poin 4, sementara Semen Padang menggeser Persija dan duduk di peringkat tiga dengan poin 13. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Arema Target Poin Maksimal di Kandang Persib
- Main Dua Kali Sepekan, Persegres Mengaku Keberatan
- Tampil Tanpa Irsyad dan Beto, Arema Tak Jeri
- Persebaya tak Merasa Diuntungkan Kondisi Persipura
- Tur Jayapura, Persebaya Boyong 18 Pemain
- Kabau Sirah Akui Kurang Uji Coba di Jeda Kompetisi Lalu
- Tantang Persijap, Semen Padang Terancam Tanpa Airlangga
- Kabau Sirah Bidik Poin Maksimal di Jepara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bungkam Persijap, Jafri Sastra Puji Lini Belakang Semen Padang
Bola Indonesia 12 April 2014, 22:47
-
Dipermalukan Semen Padang, Persijap Rindukan Raja Isa
Bola Indonesia 12 April 2014, 22:32
-
Arema Target Poin Maksimal di Kandang Persib
Bola Indonesia 12 April 2014, 20:40
-
Main Dua Kali Sepekan, Persegres Mengaku Keberatan
Bola Indonesia 12 April 2014, 20:25
-
Tampil Tanpa Irsyad dan Beto, Arema Tak Jeri
Bola Indonesia 12 April 2014, 20:10
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR