Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal tudingan bahwa klub tersebut tersangkut praktik lancung match fixing. Klub berlogo singa mengepal ini menyebut bahwa tudingan tersebut sangat menyakiti hati mereka.
Sebelumnya, dalam sebuah acara unjuk wicara (talk show) di sebuah stasiun televisi swasta, salah seorang narasumber mengaku mengetahui ada perintah dari salah seorang anggota Komite Eksekutif PSSI berinisial IB terkait pertandingan antara Arema dan Borneo FC pada kompetisi musim lalu. Selain itu, narasumber, yang disebut sebagai salah seorang perangkat pertandingan ini, menyebut bahwa anggota Komite Eksekutif yang sama juga disebut mengatur laga Arema dan Bhayangkara FC pada gelaran Piala Presiden musim lalu.
Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyebut bahwa tudingan ini menyakiti hati Arema. Pasalnya, dengan dikaitkan dengan praktik lancung, jerih payah Arema dinafikan.
"Tuduhan itu menyakitkan, seperti menampik perjuangan dan jerih payah Arema secara keseluruhan," tegas Sudarmaji, pada Bola.net.
"Kita sepakat bahwa Arema itu kebanggaan. Yang berjuang bersama menjaga eksistensi Arema tak hanya manajemen, tapi juga Aremania. Menjaga eksistensi Arema agar tetap berprestasi juga hasil jerih payah bersama, termasuk pemain dan pelatih," sambungnya.
Bagaimana sikap Arema soal tudingan ini? Simak selengkapnya di bawah ini.
Ulah Pihak yang Tak Puas
Sudarmaji menyebut bahwa Arema tak memiliki praduga soal siapa yang melontarkan tudingan ini. Namun, pria berusia 43 tahun ini menduga bahwa tuduhan yang ditujukan kepada timnya datang dari pihak yang tak puas, terutama terkait hasil pertandingan.
"Situasi saat ini memungkinkan siapa pun melakukan dugaan-dugaan terkait laga masa lalu," kata Sudarmaji.
"Problem terbesar kita adalah sportivitas. Semoga kita semua dewasa. Semoga diskusi terbuka tersebut bukan dengan tujuan semata untuk melampiaskan dendam masa lalu," sambungnya.
Ini Harapan Arema
Lebih lanjut, Sudarmaji berharap agar diskusi soal tata kelola sepak bola ini merambah pada hal lain, yang menurutnya tak kalah penting. Menurut mantan wartawan tersebut, Arema ingin para pengelola klub diajak berdiskusi soal bagaimana menghidupi klub, termasuk jatuh bangun mereka.
"Ini juga untuk kembali ke tujuan sepak bola kita, yakni mempersatukan bukan memisahkan. Kami khawatir, dengan kondisi sekarang ini, sportivitas para pegiat sepak bola terkikis dan justru mengagungkan praduga. Itu yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama," ujarnya.
"Selain itu, kami mengajak Aremania dan seluruh komponen Arema agar tak terprovokasi dan tetap konsisten merawat dan menjaga Singo Edan. Insyaallah, ujian demi ujian ini bisa dilewati," tandasnya.
Video Menarik
Berita video tentang Stadion Venue Piala AFF U-22 2019 di Kamboja.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dituding Terkait Match Fixing, Arema FC Sakit Hati
Bola Indonesia 21 Februari 2019, 03:30
-
Terdengar Suara Ledakan, Undian Piala Presiden Tetap Berjalan
Bola Indonesia 17 Februari 2019, 23:54
-
Manajemen Arema FC Tak Persoalkan Penundaan Jadwal Kontra Persib Bandung
Bola Indonesia 13 Februari 2019, 00:44
-
Arema FC Resmi Ubah Komposisi Tim Pelatih
Bola Indonesia 12 Februari 2019, 22:54
-
Arema FC Takut Penggeledahan PSSI Bakal Memicu Sanksi FIFA
Bola Indonesia 1 Februari 2019, 21:19
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR