Bola.net - Persita Tangerang berhasil memenuhi ambisinya menggusur posisi Persebaya Surabaya di peringkat kedua klasemen sementara kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Indonesia (PT LI).
Kepastian tersebut didapat, setelah Pendekar Cisadane-julukan Persita-mampu menambah satu poin usai bermain imbang, 1-1, saat menghadapi Persis Solo, Sabtu (5/5).
Dengan tambahan satu poin, tim Ungu kini menyamai poin yang dikemas Persebaya. Tapi, tim kebanggaan Laskar Benteng Viola (LBV) unggul dalam produktivitas gol.
Kendati berhasil memperbaiki peringkat, tapi kubu Persita tampak belum puas. Sebab, poin Persita masih terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen sementara, PSIM Jogjakarta.
"Semestinya, kita hanya terpaut satu poin dari PSIM," tandas Pelatih Persita, Elly Idris, kepada Bola.net.
Menurut Elly, menghadapi Laskar Samber Nyawa- julukan Persis- Luis Edmundo dan kawan-kawan dapat mengantongi tiga poin. Sayang, kemenangan yang berada di depan mata sirna akibat kecolongan gol yang diciptakan Diego Antonio Mendieta di menit ke-78.
Dalam laga tersebut, tim Ungu memang mampu unggul lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Christian "Spiderman" Carrasco berhasil mencuri gol melalui tendangan keras yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Persis. Spiderman juga berhasil menciptakan sejumlah peluang gol.
"Semestinya, kita bisa menang lebih dari tiga gol," ujar Elly.
Sepuluh menit usai mencetak gol pertama, Spiderman mendapat peluang emas. Tapi sayang, tendangan bomber yang pernah ditahbiskan sebagai top skor sebanyak empat kali di Liga Indonesia tersebut, belum membuahkan hasil.
"99 persen peluang tersebut, harusnya jadi gol," kata Elly.
Di babak kedua, sebelum Diego Mendieta mampu menyamakan skor, Carrasco juga memiliki peluang. Kali ini peluang terbuang setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang Persis.
Meski kecewa, mantan arsitek Persibom Bolaang Mongondow tersebut mengatakan, hasil imbang yang diraih pasukannya patut disyukuri. Apalagi, hasil itu sudah melebihi target yang dicanangkan. Elly mengungkapkan, pada tur Jawa Tengah (melawan Persiku dan Persis), skuadnya hanya dibebani dua poin.
Sementara itu, Luis Edmundo dan kawan-kawan telah mengemas empat poin hasil kemenangan 2-1 di kandang Persiku dan satu poin di kandang Persis.
"Memang sangat di sayangkan. Tapi menurut saya, dapat empat poin sudah bagus. Toh, sekarang kita juga berada di posisi kedua klasemen sementara. Artinya, peluang lolos delapan besar masih terbuka lebar," pungkas pemain timnas era 80-an tersebut.
Bagi Persis, hasil imbang semakin mempersulit mereka bisa menembus posisi empat besar. Tambahan satu poin praktis membuat peluang mereka lolos babak delapan besar nyaris tertutup. Dengan sisa lima pertandingan, nyaris mustahil untuk mewujudkannya. Apalagi, penghuni peringkat 4, Persiku Kudus masih punya tabungan dua pertandingan dengan selisih 7 angka (24-17). (bola/esa/lex)
Kepastian tersebut didapat, setelah Pendekar Cisadane-julukan Persita-mampu menambah satu poin usai bermain imbang, 1-1, saat menghadapi Persis Solo, Sabtu (5/5).
Dengan tambahan satu poin, tim Ungu kini menyamai poin yang dikemas Persebaya. Tapi, tim kebanggaan Laskar Benteng Viola (LBV) unggul dalam produktivitas gol.
Kendati berhasil memperbaiki peringkat, tapi kubu Persita tampak belum puas. Sebab, poin Persita masih terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen sementara, PSIM Jogjakarta.
"Semestinya, kita hanya terpaut satu poin dari PSIM," tandas Pelatih Persita, Elly Idris, kepada Bola.net.
Menurut Elly, menghadapi Laskar Samber Nyawa- julukan Persis- Luis Edmundo dan kawan-kawan dapat mengantongi tiga poin. Sayang, kemenangan yang berada di depan mata sirna akibat kecolongan gol yang diciptakan Diego Antonio Mendieta di menit ke-78.
Dalam laga tersebut, tim Ungu memang mampu unggul lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Christian "Spiderman" Carrasco berhasil mencuri gol melalui tendangan keras yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Persis. Spiderman juga berhasil menciptakan sejumlah peluang gol.
"Semestinya, kita bisa menang lebih dari tiga gol," ujar Elly.
Sepuluh menit usai mencetak gol pertama, Spiderman mendapat peluang emas. Tapi sayang, tendangan bomber yang pernah ditahbiskan sebagai top skor sebanyak empat kali di Liga Indonesia tersebut, belum membuahkan hasil.
"99 persen peluang tersebut, harusnya jadi gol," kata Elly.
Di babak kedua, sebelum Diego Mendieta mampu menyamakan skor, Carrasco juga memiliki peluang. Kali ini peluang terbuang setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang Persis.
Meski kecewa, mantan arsitek Persibom Bolaang Mongondow tersebut mengatakan, hasil imbang yang diraih pasukannya patut disyukuri. Apalagi, hasil itu sudah melebihi target yang dicanangkan. Elly mengungkapkan, pada tur Jawa Tengah (melawan Persiku dan Persis), skuadnya hanya dibebani dua poin.
Sementara itu, Luis Edmundo dan kawan-kawan telah mengemas empat poin hasil kemenangan 2-1 di kandang Persiku dan satu poin di kandang Persis.
"Memang sangat di sayangkan. Tapi menurut saya, dapat empat poin sudah bagus. Toh, sekarang kita juga berada di posisi kedua klasemen sementara. Artinya, peluang lolos delapan besar masih terbuka lebar," pungkas pemain timnas era 80-an tersebut.
Bagi Persis, hasil imbang semakin mempersulit mereka bisa menembus posisi empat besar. Tambahan satu poin praktis membuat peluang mereka lolos babak delapan besar nyaris tertutup. Dengan sisa lima pertandingan, nyaris mustahil untuk mewujudkannya. Apalagi, penghuni peringkat 4, Persiku Kudus masih punya tabungan dua pertandingan dengan selisih 7 angka (24-17). (bola/esa/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Divisi Utama (LI): Persis Tahan Imbang Persita
Bola Indonesia 5 Mei 2012, 22:45
-
Tak Punya Dana, Persiku Tolak Jadi Tuan Rumah Delapan Besar
Bola Indonesia 5 Mei 2012, 08:35
-
Asa Meningkat, Persitara Pertahankan Formasi
Bola Indonesia 5 Mei 2012, 06:25
-
Persiku Kudus Kembali Diperkuat Tiga Legiun Asingnya
Bola Indonesia 4 Mei 2012, 21:55
-
Persebaya DU Bidik Poin Lawan Persitara
Bola Indonesia 2 Mei 2012, 07:00
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR