Bola.net - - Kemenangan timnas Indonesia U-19 di dua laga awal Piala AFF U-19 2018 tidak semata diraih karena kecemerlangan lini serang. Namun, kinerja lini belakang Garuda Nusantara juga patut diacungi jempol.
Buktinya, dalam dua pertandingan melawan Laos dan Singapura, gawang timnas Indonesia belum kemasukan sebiji gol pun. M. Riyandi yang ditunjuk sebagai penjaga gawang mampu mempertahankan cleansheet.
Menurut Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, keberhasilan mencetak cleansheet terjadi karena dirinya belajar dari pengalaman ketika tampil di Piala Asia U-20 Tahun 2014. Saat itu, Indonesia sering kebobolan karena bermain terlalu menyerang.
"Apa yang terjadi di Piala Asia waktu di Korea, kita asyik menyerang, kita kebobolan banyak gol dengan counter attack," ungkap Indra.
Akhirnya pada turnamen Piala AFF U-19 ini, Indra banyak melakukan pembenahan. Salah satunya mengubah skema ketika menyerang dengan tetap menyiagakan dua orang pemain berposisi sebagai bek tengah di belakang.
"Makanya dua kali pertandingan dan selama persiapan kita selalu minimal stay dua pemain di belakang ada atau tidak ada lawan," lanjut Indra.
"Jadi kita mengantisipasi keasyikan menyerang untuk lawan melakukan counter attack," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Mau Takabur, Timnas U-19 Ogah Umbar Target Lawan Filipina
Tim Nasional 4 Juli 2018, 19:47
-
Piala AFF U-19: Filipina Tak Mau Jadi Lumbung Gol Indonesia
Tim Nasional 4 Juli 2018, 18:23
-
Dua Kali Cleansheet, Ini Rahasia Timnas U-19
Bola Indonesia 4 Juli 2018, 16:17
-
Piala AFF U-19: Timnas Indonesia U-19 Diminta Tak Terbawa Euforia
Tim Nasional 4 Juli 2018, 12:59
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR