Transisi antara menyerang dan bertahan inilah yang sedang disoroti oleh tim pelatih Persela. "Pemain masih terpengaruh semangat untuk terus menyerang. Sehingga mereka lalai ketika menghadapi serangan balik," ungkap pelatih Eduard Tjong.
Ketika menghadapi serangan balik, para pemain sering lupa karena keasyikan menyerang. Sehingga mereka terlambat turun. Hal itu terpampang jelas pada dua pertandingan terakhir lawan Arema dan Semen Padang.
Dalam pertandingan lawan Arema, Persela bahkan sudah dua kali unggul. Tapi mereka harus puas dengan skor imbang 2-2. Sedangkan pada pertandingan lawan Semen Padang, Persela bahkan membuka skor melalui Addison Alves. Namun mereka akhirnya kalah 2-4. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya: Tiga Pemain Absen, Lima Penggawa Menepi
Bola Indonesia 17 Oktober 2014, 20:19
-
Pemain Persebaya Tumbang, ini Penjelasan RD
Bola Indonesia 17 Oktober 2014, 20:17
-
Arema Targetkan Tiga Poin di Jayapura
Bola Indonesia 17 Oktober 2014, 15:06
-
Persela Diminta Pintar Atur Tempo
Bola Indonesia 17 Oktober 2014, 11:25
-
Eduard Tjong Anggap Persela Sering Lupa Bertahan
Bola Indonesia 17 Oktober 2014, 11:12
LATEST UPDATE
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR