
Bola.net - Musim 2021/22 BRI Liga 1 tidak berakhir manis buat Arema FC. Sempat bertengger cukup lama di puncak klasemen, klub berjuluk Singo Edan itu kemudian finis di posisi empat.
Namun manajemen masih memaklumi kinerja pelatih, Eduardo Almeida. Sebab, materi pemain Arema kedalamannya masih dibawah juara Liga 1, Bali United dan tim papan atas lainnya.
Lantas bagaimana dengan musim depan?
Manajer Arema, Ali Rifki menegaskan Almeida tak punya alasan gagal juara karena kebutuhan pemain semua sudah dipenuhi. Begitu juga dengan tambahan di staf kepelatihan.
Seperti diketahui, Arema sudah merekrut 7 pemain baru. Mereka merupakan pemain lokal sarat pengalaman. Seperti Evan Dimas, Adam Alis, Andik Rendika Rama, Hasim Kipuw dan lainnya.
“Kami akan bicara kepada pelatih jika target musim depan juara karena semua keinginan soal pemain sudah dipenuhi. Kalau musim lalu alasan materi pemain, masih kami terima. Mudah-mudahan musim depan Arema FC juara,” tegas Ali Rifki.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Fisik
Kehadiran pelatih fisik baru asal Portugal, Joao Moreira juga diharapkan membuat stamina pemain Arema FC bisa lebih baik.
Pada musim lalu, performa pemain Arema tak bisa konsisten 90 menit. Mereka seperti main aman dan jarang memperagakan tempo tinggi. Itu jadi indikasi tim pelatih Arema khawatir stamina pemainnya cepat habis.
“Kalau pelatih fisik juga banyak masukan dari Aremania dan kebutuhan tim pelatih. Sekarang kami sudah penuhi. Orangnya masih belum datang, tapi fotonya sudah saya munculkan beberapa waktu lalu,” lanjutnya.
Lebih Atraktif
Musim lalu Arema memang bersaing di papan atas. Tapi ada yang kurang dari performa Singo Edan. Aremania menyebut tim kesayangannya tampil monoton.
Banyak bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Tapi ada segi positif dari cara bermain tersebut. Arema jadi tim kedua dengan jumlah kemasukan paling sedikit. Hanya 25 gol.
Kendati demikian, Aremania berharap musim depan permainan Ahmad Alfarizi dkk. lebih atraktif dan menghibur.
“Aremania sudah pintar sebetulnya. Tahu posisi pemainnya seperti apa. Musim lalu tidak ada playmaker. Kami datangkan sekarang Evan Dimas. Musim lalu monoton serangannya dari sayap, bukan kreasi lini tengah. Insyaallah kedepan sudah terjawab yang selama ini dibutuhkan tim,” pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com (Iwan Setiawan/Wiwig Prayugi)
Diunggah pada: 26 April 2022
Baca Juga:
- Mbois! Arema Dapat Tawaran Pramusim ke Italia dan Portugal
- BRI Liga 1: Hanif Sjahbandi Semringah Bereuni Dengan Makan Konate di Persija
- Transfer Resmi BRI Liga 1 Berdasar Nilai Pasar: Arema FC Paling Boros dengan Rp23.02 Miliar
- 6 Gelandang Indonesia dengan Banderol Harga Tertinggi: Dua Bintang Anyar Arema Masuk
- Arema FC Sambut Positif Ancar-Ancar Jadwal Dimulainya Kompetisi Musim Depan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eduardo Almeida Tak Punya Alasan Lagi, Arema FC Wajib Juara Musim Depan!
Bola Indonesia 26 April 2022, 14:08
-
Mbois! Arema Dapat Tawaran Pramusim ke Italia dan Portugal
Bola Indonesia 24 April 2022, 21:52
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR