
Bola.net - - Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Myanmar pada laga FIFA Match Day di Stadion Mandala Thiri, Myanmar, pada 25 Maret 2019. Selama persiapan, sang pelatih, Simon McMenemy kerap memakai dua formasi yaitu 3-4-3 dan 4-4-2 diamond.
Formasi tersebut jarang dipakai oleh pelatih-pelatih Timnas Indonesia sebelumnya. Ditangani Luis Milla Aspas selama dua tahun terakhir, skuat Garuda kerap memamerkam pakem 4-2-3-1.
Terkait formasi baru yang digunakan oleh Simon, gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono mengaku tak kesulitan menjalankannya. Pemain Barito Putera ini mengaku menikmatinya.
"Kalau setiap pelatih punya filosofi masing-masing jadi pemain harus respek kepada pelatih. Formasinya saya nikmati dan tidak ada masalah untuk saya," ujar Evan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Karakteristik Simon
Sempat merasakan tangan beberapa pelatih, gelandang kelahiran Surabaya ini juga merasa tak ada masalah. Menurutnya, setiap pelatih mempunyai karakter masing-masing.
Simon pun dinilai Evan sangat ramah dan santai. Hal itu membuat suasana tim lebih mudah menyatu.
"Coach Simon orangnya lebih santai, di luar lapangan dia bisa menjadi teman yang baik. Jadi intinya dia lebih santai saja," imbuh gelandang berusia 24 tahun ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Evan Dimas Nyaman dengan Formasi Simon McMenemy di Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Maret 2019, 19:35
-
3 Pemain Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Pembeda saat Lawan Myanmar
Editorial 22 Maret 2019, 09:07
-
Simon McMenemy: Timnas Indonesia Kerap Sulit Bermain Away
Tim Nasional 21 Maret 2019, 23:48
-
Latihan Timnas Indonesia Sebelum ke Myanmar Diwarnai Canda Gurau
Tim Nasional 21 Maret 2019, 23:30
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR