Bola.net - - Ajang pencarian bakat muda pesepakbola Indonesia yang bertajuk ‘From North Sumatra to Belgium’ telah masuk babak final. Pada tahap ini, nantinya akan dipilih beberapa anak dan dikirim ke Belgia untuk belajar sepak bola.
Babak final akan digelar pada 24 Juni yang akan datang di Stadion Teladan, Medan. Sementara, proses seleksi sendiri sudah digelar pada 2 hingga 13 Mei yang lalu. Enam daerah di Sumatera Utara menjadi tempat babak penyisihan seleksi.
Enam daerah tersebut yakni Medan, Tebingtinggi, Kisaran, Padangsidimpuan, Sibolga, dan Dairi/Sidikalang. Total, tidak kurang dari 600 anak ambil bagian dalam seleksi ini. Mereka yang ikut seleksi adalah pemain dengan usia di bawah 17 tahun.
“Melihat kekosongan pemain bertalenta usia muda di Indonesia terutama Sumatra Utara yang mampu bermain di kancah internasional,” kata ungkap Bapak Hadi selaku Kepala Talent Scouting.
“Diharapkan talent scouting dan turnamen ini dapat menemukan bibit pemain terbaik yang akan diboyong ke Belgia untuk mengikuti pelatihan,” sambungnya.
Pada tahap scouting, seleksi pemain memakai format permainan 7 lawan 7 atau 5 lawan 5. Sistem ini dinilai lebih efektif untuk bisa melihat potensi pemain. Baik secara tim maupun individu. Pada tahap final, akan ada enam tim yang berlaga.

Sementara, kriteria penilaian akan dilihat dari segala aspek kualitas sangat dijunjung tinggi pada pencarian bakat kali ini sehingga para finalis ini hanya akan diberangkatkan jika dinilai pantas dari kacamata internasional.
“Bola.com yakin pada potensi bakat sepakbola di Sumatra Utara. Kami percaya bahwa acara ini bisa menjadi efek domino yang positif bagi peningkatan minat dan bakat sepakbola usia muda di Indonesia”, ungkap Bapak Darojatun selaku Editor in Chief Bola.com.
Pada babak final, enam tim yang berlaga terdiri dari pemain yang dipilih dengan komposisi merata dari berbagai daerah. Para pemain akan bertanding dalam format trofeo, dalam babak penyisihan setiap tim akan bertanding 2 kali dengan waktu pertandingan 2x20 menit.
“Pertandingan ini bisa menjadi batu loncatan bagi pemain muda, sehingga karir mendunia dari atlet sepakbola asal Indonesia bukan lagi isapan jempol semata”, ungkap Bapak Sihar Sitorus sebagai tokoh sepakbola Sumatra Utara.
Sihar Sitorus merupakan pemilik klub di Belgia yang nantinya akan menggembleng pemenangan pencarian bakat ‘From North Sumatra to Belgium’. Nantinya, gelaran final juga akan dimeriahkan penyanyi Ahmad Abdul dan bazar makanan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
From North Sumatra to Belgium Masuki Babak Final
Bola Indonesia 11 Juni 2018, 18:39
-
Belgia Bukan Hanya Soal Hazard
Piala Dunia 11 Juni 2018, 09:00
-
Kekuatan Man City, MU dan Chelsea Bisa Bikin Belgia Juara
Piala Dunia 11 Juni 2018, 08:40
-
Hazard Tuntut Kejelasan Soal Keseriusan Chelsea Musim Depan
Liga Inggris 11 Juni 2018, 01:21
-
Tanpa Kompany, Belgia Tetap Pede di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2018, 12:00
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR