Bola.net - Kritikan yang ditujukan terkait buruknya kualitas wasit lokal, ditanggapi serius PSSI. Kali ini, otoritas tertinggi sepak bola Indonesia tersebut berusaha mendatangkan wasit asing dari Jerman.
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Saleh Ismail Mukadar, mereka menyadari bahwa saat ini kualitas wasit yang memimpin laga di kompetisi Indonesian Premier League, yang sejauh ini merupakan satu-satunya kompetisi resmi PSSI, masih jauh dari harapan. Karena itulah, Saleh menambahkan, mereka sepakat dengan penggunaan wasit asing.
"Bahkan, kami telah menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak bola Jerman. Kami meminta wasit dari sana untuk memimpin," ungkap Saleh kala dihubungi Bola.net. "Mereka telah sepakat. Ada empat wasit yang siap."
Lebih lanjut, Saleh menjelaskan bahwa sebelumnya pihak PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) sebagai pengelola kompetisi telah sempat mengajukan empat nama wasit dari Makedonia. Namun, empat nama ini ditolak oleh PSSI.
"Empat orang ini sudah terlalu tua. Seperti kita tahu, ada batasan usia bagi wasit untuk memimpin pertandingan kan?" ujarnya.
Meski ke depannya akan ada wasit asing yang memimpin pertandingan. Namun, Saleh menegaskan mereka tidak boleh berleha-leha.
"Mereka harus segera dibina ulang. Harus disadari salah satu kelemahan kompetisi sejauh ini adalah masalah wasit," tandasnya. (den/dzi)
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Saleh Ismail Mukadar, mereka menyadari bahwa saat ini kualitas wasit yang memimpin laga di kompetisi Indonesian Premier League, yang sejauh ini merupakan satu-satunya kompetisi resmi PSSI, masih jauh dari harapan. Karena itulah, Saleh menambahkan, mereka sepakat dengan penggunaan wasit asing.
"Bahkan, kami telah menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak bola Jerman. Kami meminta wasit dari sana untuk memimpin," ungkap Saleh kala dihubungi Bola.net. "Mereka telah sepakat. Ada empat wasit yang siap."
Lebih lanjut, Saleh menjelaskan bahwa sebelumnya pihak PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) sebagai pengelola kompetisi telah sempat mengajukan empat nama wasit dari Makedonia. Namun, empat nama ini ditolak oleh PSSI.
"Empat orang ini sudah terlalu tua. Seperti kita tahu, ada batasan usia bagi wasit untuk memimpin pertandingan kan?" ujarnya.
Meski ke depannya akan ada wasit asing yang memimpin pertandingan. Namun, Saleh menegaskan mereka tidak boleh berleha-leha.
"Mereka harus segera dibina ulang. Harus disadari salah satu kelemahan kompetisi sejauh ini adalah masalah wasit," tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Giliran Wasit Jerman Dibidik PSSI
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 07:40
-
Enggan Komentari Wasit, Misha Akui Persiapan Minim
Bola Indonesia 15 Mei 2012, 18:30
-
Bontang FC Kecewa Dengan Wasit dan Bonek
Bola Indonesia 13 Mei 2012, 20:00
-
Komite Wasit PSSI Versi KPSI Panggil Seluruh Wasit ISL
Bola Indonesia 2 Mei 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR