
Bola.net - Arema FC menang tipis atas PSM Makassar di laga pekan ke-34 BRI Liga 1 2021-22 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (30/03/2022) malam WIB.
Pertandingan berlangsung dengan alot. Arema dan PSM sama-sama berusaha memetik tiga poin.
Laga berlangsung alot. Namun masih ada beberapa peluang tercipta dari kedua kubu.
Sayangnya cuma satu gol saja yang tercipta. Gol tersebut dicetak oleh Carlos Fortes.
Baca laporan jalannya pertandingan di bawah ini Bolaneters.
Babak Pertama
Di laga lawan PSM, Arema berhasil menguasai permainan. Singo Edan membuka peluang di menit 8 lewat tendangan bebas Bagas Adi Nugroho. Namun bola tipis di samping kiri gawang PSM. Peluang itu dibalas PSM dengan proses yang sama empat menit berselang. Zulkifli Syukur melepaskan tendangan bebas melengkung ke tiang dekat. Namun bola bisa ditepis kiper Arema, Adilson Maringa.
Hingga pertengahan babak pertama, kedua tim masih kesulitan membangun serangan yang rapi. Baik Arema maupun PSM serangannya sering pupus di tengah jalan. Di kubu Arema, banyak umpan yang kurang akurat ke lini depan. Sedangkan PSM, mereka minim kreatifitas di lini tenga. Sebab, pemain asing sekaligus playmaker tim, Wiljan Pluim absen di laga ini.
Baru di menit 28, Arema punya peluang lagi. Bermula dari tendangan sudut, kemelut terjadi didepan gawang PSM. Bagas Adi kembali yang punya peluang emas. Dia melepaskan plessing namun bola menerpa mistar gawang. Dari penguasaan bola, Arema lebih dominan di babak pertama. Maklum, mereka turun dengan komposisi terbaik. Empat pemain asingnya, Adilson Maringa, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi dan Carlos Fortes bisa dimainkan. Sementara PSM turun dengan 100 persen pemain lokal.
Namun, Arema tak bisa memanfaatkan kondisi ini. Arema FC mendominasi permainan tapi kesulitan menembus pertahanan PSM. Di sisi lain, PSM tak bisa melakukan serangan balik yang tajam ketika berhasil mencuri bola dari kaki pemain Arema. Bisa dibilang babak pertama laga ini berjalan kurang menarik.
Babak Kedua
Babak kedua, Arema FC memasukkan dua darah segar. Hanif Sjahbandi dan Ridwan Tawainella masuk menggantikan Jayus Hariono dan Ryan Kurnia. Pergantian ini tak mengubah formasi Singo Edan. Sementara PSM mempertahankan starting elevennya. Justru PSM bisa mengambil dominasi permainan di awal babak kedua. Beberapa kali serangan yang dibangun mulai membuat lini belakang Arema goyah. Di menit 52, Patrick Kallon melakukan shooting jarak jauh. Tapi bola tepat di pelukan Maringa.
Baru di menit 61, PSM melakukan penyegaran di kedua sayapnya. Yakob Sayuri dan M. Rizky Eka masuk bersamaan untuk menambah daya dobrak PSM. Arema merespon dengan memasukkan M. Rafli dan Sandi Sute. Permainan kembali menarik karena kedua tim seperti punya tenaga baru untuk melakukan serangan.
PSM mendapatkan peluang terbaiknya di laga ini menit 70. Yakob Sayuri yang lepas dari kawalan tinggal berhadapan dengan kiper Arema. Namun finishingnya masih bisa diselamatkan Maringa. Tiga menit berselang, giliran Rizky Eka yang dapat peluang emas. Dia mendapatkan bola liar yang bergulir didalam kotak penalti Arema. Tapi tendangannya masih menerpa mistar gawang Arema.
Arema membalasnya dengan peluang emas di menit 74. crossing Sandi Sute bisa disambut Fortes dengan tendangan mendatar. Namun Syaiful bisa menepis bola.
Fortes akhirnya memecah kebuntuan di menit 85. Striker asal Portugal ini dia bisa menyambut tendangan penjuru yang dieksekusi Sandi Sute. Barisan pertahanan PSM seperti lengah karena tak menjaga Fortes yang dengan leluasa menyambut tendangan sudut tersebut. Setelah unggul, Arema lebih banyak bertahan. Sebab, PSM berusaha keras membalasnya. Namun Singo Edan berhasil mempertahankan kemenangan 1-0 ini.
Sayangnya kemenangan ini tak bisa membuat Arema FC finis di tiga besar. Karena Bhayangkara FC berhasil mengunci posisi ketiga setelah menang 2-0 lawan Persiraja beberapa jam sebelumnya. Arema yang mengantongi 65 poin hanya berjarak satu poin dengan Bhayangkara. Sementara itu PSM terpaku di posisi 13 dengan koleksi 38 angka.
Susunan Pemain
Arema FC (4-4-2): Adilson Maringa (kiper); Rizky Dwi, Sergio Silva, Bagas Adi, Ahmad Alfarizi (belakang); Dendi Santoso, Renshi Yamaguchi, Jayus Hariono, Ryan Kurnia (tengah); Dedik Setiawan, Carlos Fortes (depan).
Pelatih: Eduardo Almeida.
PSM Makassar (4-3-3): Syaiful (kiper); Zulkifli Syukur, Hasim Kipuw, Erwin Gutawa, Abdul Rachman (belakang); Rasyid Bakrie, Manda Cingi, M. Arfan (tengah); Frisca Womsiwor, Ferdinand Sinaga, Patrick Kallon (depan).
Pelatih: Joop Gall.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Iwan Setiawan/Editor Gregah Nurikhsani
Published: 30/03/2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Liga 1: Borneo Paksa Persebaya Telan Kekalahan di Laga Pamungkas
Bola Indonesia 30 Maret 2022, 23:16
-
Hasil BRI Liga 1: Arema Tutup Musim Dengan Raih Kemenangan Atas PSM
Bola Indonesia 30 Maret 2022, 20:22
-
Hasil Pertandingan Ekuador vs Argentina: Skor 1-1
Piala Dunia 30 Maret 2022, 08:38
-
Hasil Pertandingan Bolivia vs Brasil: Skor 0-4
Piala Dunia 30 Maret 2022, 08:34
LATEST UPDATE
-
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026, 5-8 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 11:05
-
Inilah 16 Tim yang Bakal Bertarung di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:52
-
Man of the Match Kolombia vs Ghana: Luis Diaz
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:41
-
Lionel Messi Sanjung Habis Cape Verde: Mereka Sungguh Luar Biasa!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:40
-
Man of the Match Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:03
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
-
Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:30
-
Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR