
Bola.net - Perang batu antara Bonekmania dan Aremania kembali pecah hari ini, Kamis (07/3). Hal itu pula lah yang membuat pintu masuk tol ke Surabaya dari arah Gresik, Pintu Tol Pasar Turi dan Romo Kalisari malam ini ditutup.
Pihak tol rupanya tak mau kejadian siang tadi terulang. Saat Bola.net melintas Sidoarjo ke arah Waru siang tadi, terlihat pecahan batu dan botol tercecer di jalan. Terdapat juga motor yang tengah dibakar.
Menurut keterangan beberapa Aremania, saat rombongan bus mereka yang berangkat ke Gresik melintas tol, mereka diserang hujan batu. "Kami turun di tengah tol, ngejar mereka di sisi kanan. Tapi lemparan batu dari sisi kiri kian banyak, Mas," kata Aremania yang mengaku bernama Edy Bogel ini.
Menurutnya, motor dengan nopol W 1151 ST yang dibakar itu adalah motor dari pelempar mereka. "Kalau bukan Bonek siapa lagi Mas?" tambahnya.
Belum puas, Bonek kembali menghadang Aremania dan menunggui mereka usai laga di Gresik. Saat ini di sekitar KM 6 arah Waru puluhan suporter asal Surabaya ini tengah bersiap-siap dengan pentungan dan batu. Hujan yang turun tak menciutkan nyali mereka untuk melakukan balasan siang tadi.
Bukan hanya membuat macet tol, hadangan ini juga membuat rombongan Aremania berputar arah dan pulang melalui jalur lain. Namun beberapa data yang diterima Bola.net, fans fanatik tim Singo Edan yang pulang melalui Mojokerto juga mendapat serangan. Tepatnya di desa Kemlaki. Belum ada laporan korban jiwa dari perang kedua musuh bebuyutan ini. (fjr/dzi)
Pihak tol rupanya tak mau kejadian siang tadi terulang. Saat Bola.net melintas Sidoarjo ke arah Waru siang tadi, terlihat pecahan batu dan botol tercecer di jalan. Terdapat juga motor yang tengah dibakar.
Menurut keterangan beberapa Aremania, saat rombongan bus mereka yang berangkat ke Gresik melintas tol, mereka diserang hujan batu. "Kami turun di tengah tol, ngejar mereka di sisi kanan. Tapi lemparan batu dari sisi kiri kian banyak, Mas," kata Aremania yang mengaku bernama Edy Bogel ini.
Menurutnya, motor dengan nopol W 1151 ST yang dibakar itu adalah motor dari pelempar mereka. "Kalau bukan Bonek siapa lagi Mas?" tambahnya.
Belum puas, Bonek kembali menghadang Aremania dan menunggui mereka usai laga di Gresik. Saat ini di sekitar KM 6 arah Waru puluhan suporter asal Surabaya ini tengah bersiap-siap dengan pentungan dan batu. Hujan yang turun tak menciutkan nyali mereka untuk melakukan balasan siang tadi.
Bukan hanya membuat macet tol, hadangan ini juga membuat rombongan Aremania berputar arah dan pulang melalui jalur lain. Namun beberapa data yang diterima Bola.net, fans fanatik tim Singo Edan yang pulang melalui Mojokerto juga mendapat serangan. Tepatnya di desa Kemlaki. Belum ada laporan korban jiwa dari perang kedua musuh bebuyutan ini. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hindari Bentrok Lanjutan Aremania-Bonek, Tol ke Waru Ditutup
Bola Indonesia 7 Maret 2013, 20:45
-
Persegres Masih Bermain Dengan Pola Suharno
Bola Indonesia 7 Maret 2013, 19:00
-
RD Senang Arema Maksimalkan Peluang
Bola Indonesia 7 Maret 2013, 18:30
-
Review ISL: Gol ke-200 El Loco Bawa Arema ke Puncak
Bola Indonesia 7 Maret 2013, 18:04
-
HT Review ISL: Persegres dan Arema Masih Sama Kuat
Bola Indonesia 7 Maret 2013, 16:40
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR