
Bola.net - Turun dengan skuad lapis kedua, Arema Indonesia sementara mengungguli Bontang FC tiga gol tanpa balas di Stadion Gajayana, Selasa (17/7).
Arema berusaha mengambil inisiatif penyerangan sejak menit awal. Sementara, Bontang lebih banyak memainkan bola pendek dan menunggu untuk melakukan serangan balik.
Mengandalkan serangan-serangan dari sektor sayap, Arema mencoba mengurung pertahanan tim tamu. Menit keempat, Arema memiliki peluang pertama. Namun, sundulan Purwanto masih melenceng.
Dua menit kemudian, giliran Bontang yang membahayakan gawang Arema melalui sundulan Kande Lasana dari jarak dekat. Beruntung bagi Arema, kiper mereka, Dede Sulaiman sigap menghalau bola.
Purwanto kembali mendapat peluang emas menit sembilan. Sayang sundulannya masih terlalu lemah dan bisa ditangkap dengan mudah oleh kiper Bontang, Firman Nurdin.
Usaha Arema akhirnya membuahkan hasil di menit 14. Lolos jebakan offside, Putut Waringin Jati melaju ke kotak penalti Bontang dan melepas umpan matang ke Ahmad Amirudin. Tanpa kesulitan, Amirudin menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Bontang memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan tiga menit kemudian. Yanuarius Y Kaol, yang lolos dari pengawalan M. Chaerul Rifan, melepas tembakan terarah. Namun, usahanya bisa digagalkan Dede Sulaiman.
Peluang emas kembali dimiliki Kaol. Namun, serangkaian usahanya di menit 20 masih bisa dipatahkan Gunawan Dwi Cahyo.
Mengandalkan serangan balik dan permainan keras, Bontang berusaha mengimbangi permainan Arema. Namun usaha Camara dan kawan-kawan masih kandas di barisan pertahanan tuan rumah.
Menit 32, Roman Chemelo dijatuhkan kiper Bontang di kotak penalti. Kontan, wasit Saripudin menunjuk titik putih dan mengeluarkan kartu merah bagi Firman Nurdin.
Roman Chemelo yang menjadi eksekutor, mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dia mengecoh Sumardi, yang dimasukkan mengganti posisi Valentino Telaubun.
Ketinggalan satu gol, Bontang coba membalas melalui aksi Yanuarius Kaol.Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, Sumardi kembali harus memungut bola dari gawangnya. Kesalahannya mengantisipasi umpan silang Saddam Hi Tenang dimanfaatkan Putut Waringin Jati merobek gawangnya.
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Arema terus berusaha menekan pertahanan Bontang. Namun, hingga babak pertama usai, kedudukan 3-0 tak berubah. (den/end)
Arema berusaha mengambil inisiatif penyerangan sejak menit awal. Sementara, Bontang lebih banyak memainkan bola pendek dan menunggu untuk melakukan serangan balik.
Mengandalkan serangan-serangan dari sektor sayap, Arema mencoba mengurung pertahanan tim tamu. Menit keempat, Arema memiliki peluang pertama. Namun, sundulan Purwanto masih melenceng.
Dua menit kemudian, giliran Bontang yang membahayakan gawang Arema melalui sundulan Kande Lasana dari jarak dekat. Beruntung bagi Arema, kiper mereka, Dede Sulaiman sigap menghalau bola.
Purwanto kembali mendapat peluang emas menit sembilan. Sayang sundulannya masih terlalu lemah dan bisa ditangkap dengan mudah oleh kiper Bontang, Firman Nurdin.
Usaha Arema akhirnya membuahkan hasil di menit 14. Lolos jebakan offside, Putut Waringin Jati melaju ke kotak penalti Bontang dan melepas umpan matang ke Ahmad Amirudin. Tanpa kesulitan, Amirudin menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Bontang memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan tiga menit kemudian. Yanuarius Y Kaol, yang lolos dari pengawalan M. Chaerul Rifan, melepas tembakan terarah. Namun, usahanya bisa digagalkan Dede Sulaiman.
Peluang emas kembali dimiliki Kaol. Namun, serangkaian usahanya di menit 20 masih bisa dipatahkan Gunawan Dwi Cahyo.
Mengandalkan serangan balik dan permainan keras, Bontang berusaha mengimbangi permainan Arema. Namun usaha Camara dan kawan-kawan masih kandas di barisan pertahanan tuan rumah.
Menit 32, Roman Chemelo dijatuhkan kiper Bontang di kotak penalti. Kontan, wasit Saripudin menunjuk titik putih dan mengeluarkan kartu merah bagi Firman Nurdin.
Roman Chemelo yang menjadi eksekutor, mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dia mengecoh Sumardi, yang dimasukkan mengganti posisi Valentino Telaubun.
Ketinggalan satu gol, Bontang coba membalas melalui aksi Yanuarius Kaol.Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, Sumardi kembali harus memungut bola dari gawangnya. Kesalahannya mengantisipasi umpan silang Saddam Hi Tenang dimanfaatkan Putut Waringin Jati merobek gawangnya.
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Arema terus berusaha menekan pertahanan Bontang. Namun, hingga babak pertama usai, kedudukan 3-0 tak berubah. (den/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema IPL Happy Ending, Dejan Antonic Bahagia
Bola Indonesia 17 Juli 2012, 20:05
-
Manajer Bontang FC: Penalti Runtuhkan Mental Kami
Bola Indonesia 17 Juli 2012, 19:27
-
IPL Review: Pesta Tujuh Gol Arema di Gajayana
Bola Indonesia 17 Juli 2012, 17:40
-
HT Review: Arema Sementara Ungguli Bontang FC 3-0
Bola Indonesia 17 Juli 2012, 16:31
-
PSM Dekati Tiga Calon Sponsor Musim Depan
Bola Indonesia 17 Juli 2012, 15:25
LATEST UPDATE
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
-
Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Timnas Prancis Catatkan Rekor Baru!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 09:02
-
Tes Medis Lancar, MU Resmikan Transfer Andrey Santos Hari Ini
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:37
-
Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:26
-
Diam tetapi Mematikan Seperti Ousmane Dembele
Piala Dunia 10 Juli 2026, 06:08
-
Man of the Match Prancis vs Maroko: Kylian Mbappe
Piala Dunia 10 Juli 2026, 05:14
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR