Bola.net - Pelatih Persebaya Surabaya Ibnu Grahan menerangkan bahwa hujan merusak skema permainannya saat menjamu Persepar Palangkaraya, Minggu (02/6) di Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Hujan turun dengan derasnya pada awal babak kedua. Persebaya yang tengah unggul 2-0 tak mampu mengembangkan permainannya. Hasilnya, Persepar mampu mencuri gol balasan melalui Oyadope George.
"Skema kita tidak bisa jalan. Umpan pendek cepat dan possesion kita terhalang hujan," ujar Ibnu dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Selain itu, menurut Ibnu, lini belakangnya pada babak kedua kali ini bermasalah dengan absennya Goran Gancev. Jefri Prasetyo yang mendampingi Fastabiqul Khoirot dinilainya sama-sama bek dengan bertipe pemain lambat. Begitu juga dengan Aulia Ardli yang masuk menggantikan Yusuf Hamzah.
Demi mengatasi masalah kecepatan tersebut, Ibnu menginstruksikan Jusmadi sedikit mundur ke belakang. "Kita hanya punya Mat Halil untuk mengandalkan kecepatan di lini belakang. Jusmadi saya plot sebagai screening defender sebagai back up Fasta dan Jefri," urai Ibnu.
"Syukurnya, depan dan tengah kita tetap bagus dan terlihat mampu menutupi lambatnya lini belakang tadi," tandas Ibnu. (fjr/gia)
Hujan turun dengan derasnya pada awal babak kedua. Persebaya yang tengah unggul 2-0 tak mampu mengembangkan permainannya. Hasilnya, Persepar mampu mencuri gol balasan melalui Oyadope George.
"Skema kita tidak bisa jalan. Umpan pendek cepat dan possesion kita terhalang hujan," ujar Ibnu dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Selain itu, menurut Ibnu, lini belakangnya pada babak kedua kali ini bermasalah dengan absennya Goran Gancev. Jefri Prasetyo yang mendampingi Fastabiqul Khoirot dinilainya sama-sama bek dengan bertipe pemain lambat. Begitu juga dengan Aulia Ardli yang masuk menggantikan Yusuf Hamzah.
Demi mengatasi masalah kecepatan tersebut, Ibnu menginstruksikan Jusmadi sedikit mundur ke belakang. "Kita hanya punya Mat Halil untuk mengandalkan kecepatan di lini belakang. Jusmadi saya plot sebagai screening defender sebagai back up Fasta dan Jefri," urai Ibnu.
"Syukurnya, depan dan tengah kita tetap bagus dan terlihat mampu menutupi lambatnya lini belakang tadi," tandas Ibnu. (fjr/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hujan Rusak Permainan Persebaya
Bola Indonesia 2 Juni 2013, 20:32
-
Jamu Persepar, Persebaya Hanya Punya Satu Kiper
Bola Indonesia 2 Juni 2013, 13:06
-
Jadwal Mendadak, Arema Tetap Komitmen Jamu Persiba
Bola Indonesia 1 Juni 2013, 11:53
-
Suporter Macz Man Galakkan Gerakan "20 ribu Untuk PSM"
Bolatainment 31 Mei 2013, 20:57
-
Persepar Waspadai Semua Pemain Persebaya
Bola Indonesia 31 Mei 2013, 18:16
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR