Bola.net - Mantan juara dunia bulu tangkis asal Indonesia, Icuk Sugiarto, akhirnya mengambil sikap untuk meramaikan pencalonan ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019. Hal tersebut, diakui Icuk, setelah tidak kuasa melihat kondisi olahraga Indonesia saat ini.
Icuk memilih mendaftar di tim penjaringan bentukan 39 PB/PP anggota KOI di Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta, Jumat (9/10), dan tidak di tim penjaringan yang dibentuk Ketua KOI Rita Subowo. Hal tersebut, dinilai Icuk karena memiliki legitimasi kuat dari segi pembentukan oleh 39 PB/PP anggota KOI.
"Saya melihat, secara legitimasi awal, tim ini kuat. Apalagi, mayoritas anggota KOI ada di tim penjaringan ini. Tapi apakah saya akan ke tim penjaringan KOI (bentukan Rita Subowo), akan saya pertimbangkan dengan tim saya," kata Icuk.
Selain itu, Icuk menjelaskan alasan dirinya mengikuti bursa Ketua Umum KOI. Yaitu, dipaprkannya, karena cukup prihatin dengan kondisi olahraga Indonesia saat ini, dan optimis bisa membawa lebih baik dengan bermodalkan pengalaman.
Lebih jauh dikatakannya, pernah menjabat sebagai staf ahli Kemenpora, Ketua Pengprov PBSI DKI dan ditambah sebagai pelaku olahraga secara langsung.
"Hanya orang yang tidak normal saja melihat kondisi olahraga seperti itu tidak merasa tergugah. Kalau merasa tokoh olahraga dengan kondisi sekarang, mau tidak mau harus mendaftar," tambahnya.
Terkait jumlah dukungan suara dirinya, Icuk tidak menjawab dengan lugas. Hanya saja dipaparkannya, dukungan secara lisan dari PB/PP sudah cukup membuatnya percaya diri.
"Secara dukungan person (PB/PP), saya rasa saudah cukup. Minimal keyakinan saya lebih percaya diri untuk maju jadi ketua KOI. Sudah waktunya para mantan atlet tergugah melihat kondisi olahraga kekinian. Kita harus bersatu membenahi benang kusut olahraga nasional," tandasnya.
Sementara itu, Icuk menjadi calon Ketum pertama yang mendaftarkan diri di tim penjaringan bentukan anggota KOI. Sedangkan untuk tim penjaringan bentukan Ketua Umum KOI, Rita Subowo, baru terdaftar satu nama, yaitu Ketua KONI Sumsel Muddai Madang. [initial]
(esa/asa)
Icuk memilih mendaftar di tim penjaringan bentukan 39 PB/PP anggota KOI di Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta, Jumat (9/10), dan tidak di tim penjaringan yang dibentuk Ketua KOI Rita Subowo. Hal tersebut, dinilai Icuk karena memiliki legitimasi kuat dari segi pembentukan oleh 39 PB/PP anggota KOI.
"Saya melihat, secara legitimasi awal, tim ini kuat. Apalagi, mayoritas anggota KOI ada di tim penjaringan ini. Tapi apakah saya akan ke tim penjaringan KOI (bentukan Rita Subowo), akan saya pertimbangkan dengan tim saya," kata Icuk.
Selain itu, Icuk menjelaskan alasan dirinya mengikuti bursa Ketua Umum KOI. Yaitu, dipaprkannya, karena cukup prihatin dengan kondisi olahraga Indonesia saat ini, dan optimis bisa membawa lebih baik dengan bermodalkan pengalaman.
Lebih jauh dikatakannya, pernah menjabat sebagai staf ahli Kemenpora, Ketua Pengprov PBSI DKI dan ditambah sebagai pelaku olahraga secara langsung.
"Hanya orang yang tidak normal saja melihat kondisi olahraga seperti itu tidak merasa tergugah. Kalau merasa tokoh olahraga dengan kondisi sekarang, mau tidak mau harus mendaftar," tambahnya.
Terkait jumlah dukungan suara dirinya, Icuk tidak menjawab dengan lugas. Hanya saja dipaparkannya, dukungan secara lisan dari PB/PP sudah cukup membuatnya percaya diri.
"Secara dukungan person (PB/PP), saya rasa saudah cukup. Minimal keyakinan saya lebih percaya diri untuk maju jadi ketua KOI. Sudah waktunya para mantan atlet tergugah melihat kondisi olahraga kekinian. Kita harus bersatu membenahi benang kusut olahraga nasional," tandasnya.
Sementara itu, Icuk menjadi calon Ketum pertama yang mendaftarkan diri di tim penjaringan bentukan anggota KOI. Sedangkan untuk tim penjaringan bentukan Ketua Umum KOI, Rita Subowo, baru terdaftar satu nama, yaitu Ketua KONI Sumsel Muddai Madang. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Icuk Daftar Ketua KOI di Tim Penjaringan Bentukan 39 PB/PP
Bola Indonesia 9 Oktober 2015, 19:18
-
KOI Minta Gita Wirjawan Tunda Pembentukan Kepengurusan
Olahraga Lain-Lain 12 Oktober 2012, 21:35
-
KOI Minta Gita Wirjawan Tunda Pembentukan Kepengurusan
Olahraga Lain-Lain 12 Oktober 2012, 21:29
-
Icuk Sugiarto: Tak Boleh Ada Dualisme di PB PBSI
Bulu Tangkis 7 Oktober 2012, 02:20
LATEST UPDATE
-
Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 19:45
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
-
Lupakan Lewis Hall, MU Fokus Datangkan Bek Kiri Ini
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 19:15
-
Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:00
-
Manchester United Beli Gelandang Baru? Bisa Iya, Bisa Tidak!
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:45
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR