
"Banyak sekali metode-metode latihan terbaru. Minimnya informasi atau penyerapan yang tidak baik, membuat Indonesia menerapkan metode kepelatihan yang salah di usia muda," ujar mantan pelatih Timnas Indonesia U-14, Maman Suryaman.
Hal tersebut disimpulkan Maman usai mengikuti kursus kepelatihan Grassroots di Vietnam, 27 Agustus hingga 4 September. Menurutnya, kursus kepelatihan yang digagas FIFA tersebut, seolah membenarkan pengelolaan sistem pembinaan yang tidak berjalan dengan baik di Indonesia.
Maman menjelaskan, pembinaan sepak bola usia muda sudah harus di mulai sejak usia 6-12. Selain itu, dalam melatih tidak boleh menerapkan teknik dan taktik, apalagi ball possession. Dengan begitu, anak-anak dapat bermain sepakbola meski tidak dengan aturan yang benar.
"Anak-anak juga tidak boleh dimarahi ketika latihan, namun harus dibuat enjoy. Tujuan utamanya anak-anak mendapatkan kesenangan bermain secara individu atau kelompok. Selain itu, bertujuan untuk melatih otot motoriknya," jelasnya.
Metode kepelatihan modern menurut Maman dapat mengembangkan potensi pesepakbola usia muda. Sebab, metodenya sangat terarah, berjenjang dan berkesinambungan.
Karena itu, Maman berharap agar para pelatih SSB tidak boleh lagi mengajarkan latihan, namun harus memberikan kebebasan anak-anak untuk bermain sepak bola.
"Setelah usia 13 tahun, baru boleh diarahkan untuk latihan passing, dribbling dan lain sebagainya. Termasuk, mendorong anak untuk memperdalam kemampuannya di posisi kiper, pemain bertahan, gelandang, maupun striker," tegasnya.
Lebih jauh, Maman menuturkan, sepakbola harus masuk ke berbagai lapisan masyarakat. Persis seperti visi FIFA, "Touch The World" yakni memberikan kesempatan pada sebanyak mungkin masyarakat untuk bermain sepak bola. Berinteraksi dengan orang lain dan berbagi kegembiraan melalui sepak bola. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alfred Riedl Tandatangani Kontrak
Tim Nasional 5 September 2012, 23:04
-
Maksimalkan Persiapan, Timnas Datangkan Pelatih Dari Brasil
Tim Nasional 5 September 2012, 16:38
-
Didekati Pelita dan Persib, Okto Utamakan Timnas
Bola Indonesia 5 September 2012, 16:00
-
Indonesia Harus Ikuti Perkembangan Sepakbola Modern
Bola Indonesia 5 September 2012, 15:35
-
Timnas Indonesia Bentukan KPSI Absen di SCTV Cup
Tim Nasional 4 September 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR