Bola.net - Dejan Antonic buka kartu terkait alasannya menerima pinangan manajemen Pelita Bandung Raya. Deki -sapaan karib Dejan- mengaku tertantang memoles tim yang dihuni mayoritas pemain muda tersebut.
"Pelita Bandung Raya banyak diisi pemain muda. Kami memiliki kesamaan pendapat mengenai bagaimana menangani anak-anak muda ini," ujar Deki, pada Bola.net.
"Seperti lazimnya klub-klub Eropa, manajemen klub ini juga mau memberi pelatih waktu untuk menyusun dan menjalankan program latihan dalam tim," sambung mantan Pelatih Pro Duta ini.
Dejan juga memuji manajemen Pelita Bandung Raya. Menurutnya, dalam beberapa kali pembicaraan mereka, manajemen memiliki hasrat besar di bidang sepakbola.
"Besarnya hasrat pada sepakbola membuat mereka mampu berpikir jangka panjang. Ini merupakan suatu hal yang baik bagi sepakbola," tandas Dejan.
Dejan sendiri bukanlah sosok asing di sepakbola Indonesia. Tahun 1995 lalu, gelandang kelahiran Beograd ini datang ke Tanah Air dan bergabung bersama Persebaya Surabaya. Setelah mengakhiri musim 1997 bersama Persema Malang, Dejan memilih melanjutkan karirnya di Hongkong.
Tahun 2012, Dejan kembali ke Indonesia. Kali ini, sebagai pelatih. Tim yang beruntung merasakan tangan dinginnya adalah Arema Indonesia. Dari tim yang compang-camping di awal musim, Arema disulap Dejan menjadi tim yang masuk babak Perempat Final AFC Cup musim itu.
Sebelum merapat di Pelita Bandung Raya, Dejan sendiri sempat kembali menunjukkan kehebatannya meracik tim. Pro Duta dibawanya menjuarai Babak Playoff kompetisi Indonesian Premier League 2013.[initial]
(den/dzi)
"Pelita Bandung Raya banyak diisi pemain muda. Kami memiliki kesamaan pendapat mengenai bagaimana menangani anak-anak muda ini," ujar Deki, pada Bola.net.
"Seperti lazimnya klub-klub Eropa, manajemen klub ini juga mau memberi pelatih waktu untuk menyusun dan menjalankan program latihan dalam tim," sambung mantan Pelatih Pro Duta ini.
Dejan juga memuji manajemen Pelita Bandung Raya. Menurutnya, dalam beberapa kali pembicaraan mereka, manajemen memiliki hasrat besar di bidang sepakbola.
"Besarnya hasrat pada sepakbola membuat mereka mampu berpikir jangka panjang. Ini merupakan suatu hal yang baik bagi sepakbola," tandas Dejan.
Dejan sendiri bukanlah sosok asing di sepakbola Indonesia. Tahun 1995 lalu, gelandang kelahiran Beograd ini datang ke Tanah Air dan bergabung bersama Persebaya Surabaya. Setelah mengakhiri musim 1997 bersama Persema Malang, Dejan memilih melanjutkan karirnya di Hongkong.
Tahun 2012, Dejan kembali ke Indonesia. Kali ini, sebagai pelatih. Tim yang beruntung merasakan tangan dinginnya adalah Arema Indonesia. Dari tim yang compang-camping di awal musim, Arema disulap Dejan menjadi tim yang masuk babak Perempat Final AFC Cup musim itu.
Sebelum merapat di Pelita Bandung Raya, Dejan sendiri sempat kembali menunjukkan kehebatannya meracik tim. Pro Duta dibawanya menjuarai Babak Playoff kompetisi Indonesian Premier League 2013.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Tak Tertarik Rekrut Pemain Timnas U-19
Bola Indonesia 26 November 2013, 21:59
-
Lima Pemain Baru Disebut Telah Gabung Persija
Bola Indonesia 26 November 2013, 21:56
-
Persija Jakarta Kembali Janji Lunasi Gaji Pemain
Bola Indonesia 26 November 2013, 21:39
-
Dicoret Timnas U-23, Aldaier Bakal Kembali ke Persisam
Bola Indonesia 26 November 2013, 21:09
-
Kartu Persija, Terobosan Baru Persija Untuk The Jakmania
Bola Indonesia 26 November 2013, 19:37
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR