Bola.net - - PSSI membeber alasan mereka terkait penangguhan regulasi pemain U-23 di kompetisi Liga 1. Kepala Staff Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto menyebut bahwa penangguhan ini tak lepas sudah tercapainya tujuan diterapkannya regulasi ini.
IB -sapaan karib Iwan Budianto- menyebut pada awalnya aturan ini diterapkan untuk mencari pemain-pemain yang bakal diturunkan pada SEA Games 2017 dan Asian Games pada 2018 mendatang. Saat ini, menurutnya, daftar pemain yang terpilih sudah dikirim ke AFC.
"Kan sudah tak ada pemain baru lagi untuk masuk daftar entry by name," ujar IB.
Menurut IB, untuk menjaga azas fairness, mereka memutuskan untuk menangguhkan regulasi ini. Terlebih, tak semua tim diambil pemainnya untuk memperkuat Timnas.
"Untuk sementara waktu, sampai usai SEA Games, kita tak akan menerapkan dulu aturan ini," tuturnya.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menangguhkan implementasi Regulasi Liga 1 2017 terkait kewajiban memainkan pemain berusia di bawah 23 tahun. Kondisi itu berlaku hingga SEA Games XXIX-2017 Kuala Lumpur, Malaysia, rampung. Keputusan LIB ini disosialisasikan melalui surat bernomor 155/LIB/VI/2017 tertanggal 29 Juni 2017 yang ditujukan pada klub peserta Liga 1. Dalam surat ini, operator menyebut penangguhan dimulai sejak pekan 12 yang bergulir mulai 3 Juli 2017 dan berlangsung sampai pekan 22 yang berakhir pada 31 Agustus 2017. Regulasi terkait kewajiban memainkan pemain berusia 23 bakal mulai berlaku pada 1 September 2017.
Keputusan PT LIB ini menyusul adanya keputusan PSSI yang disampaikan melalui surat nomor 1601/UDN/916/VI-2017 tertanggal 28 Juni 2017. Dalam surat yang ditandatangani Plt Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono, PSSI juga memutuskan aturan yang berlaku sepanjang implementasi regulasi terkait kewajiban memainkan pemain berusia di bawah 23 ditangguhkan.
Sementara itu, IB juga menanggapi protes dan sorotan tajam banyak pihak terkait berubahnya regulasi kala kompetisi berlangsung. Menurutnya, perubahan ini harus dilakukan demi menjaga azas fairness.
"Kan nggak fair kalau ada tim yang empat pemainnya dipanggil, sementara ada tim yang sama sekali nggak dipanggil," papar IB.
"Sebenarnya, pilihan terbaik adalah kompetisi dihentikan. Namun karena sebelum akhir tahun kompetisi harus sudah usai, agar bisa ke ajang Asia, mau tidak mau kompetisi harus jalan," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2034
Piala Dunia 3 Juli 2017, 21:40
-
Semen Padang Beber Kerugian Perubahan Regulasi
Bola Indonesia 3 Juli 2017, 12:48
-
Ini Alasan PSSI Tangguhkan Regulasi Pemain U-23
Bola Indonesia 3 Juli 2017, 10:21
-
Soal Penangguhan Regulasi U-23, Ini Penjelasan PSSI
Bola Indonesia 1 Juli 2017, 07:55
-
Klarifikasi Status Ezra Walian, PSSI Rilis Pernyataan Resmi
Tim Nasional 25 Juni 2017, 17:49
LATEST UPDATE
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR