Bola.net - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia mengaku memiliki pengalaman buruk dengan FIFA. Mereka mengaku sempat merasakan buruknya tata kelola manajemen induk organisasi sepakbola ini.
"Kemenpora sendiri sudah merasakan makin buruknya tata kelola manajemen FIFA saat FIFA pada tanggal 30 Mei 2015 menyampaikan sanksi melalui surat resminya kepada PSSI," ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Dalam surat tersebut, termuat sejumlah kejanggalan. Hal ini membuat Kemenpora mempertanyakan tingkat keseriusan FIFA dalam menjatuhkan sanksi pada anggota federasinya. Fakta yang mereka sebut sebagai pertimbangan,tidak berdasarkan data dan fakta yang sesungguhnya. Seakan-akan FIFA hanya bermain-main dalam memutuskan sanksi yang akan dijatuhkannya," sambungnya.
(den/pra)
"Kemenpora sendiri sudah merasakan makin buruknya tata kelola manajemen FIFA saat FIFA pada tanggal 30 Mei 2015 menyampaikan sanksi melalui surat resminya kepada PSSI," ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Dalam surat tersebut, termuat sejumlah kejanggalan. Hal ini membuat Kemenpora mempertanyakan tingkat keseriusan FIFA dalam menjatuhkan sanksi pada anggota federasinya. Fakta yang mereka sebut sebagai pertimbangan,tidak berdasarkan data dan fakta yang sesungguhnya. Seakan-akan FIFA hanya bermain-main dalam memutuskan sanksi yang akan dijatuhkannya," sambungnya.
Sebelumnya, Sepp Blatter resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden FIFA pada Selasa (02/06). Keputusan itu nampaknya tak lepas dari berbagai kecaman yang dialamatkan kepadanya terkait skandal korupsi masif yang terjadi dalam tubuh FIFA. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Ungkap Alasan Tetap Ragukan Sanksi dan Surat FIFA
Bola Indonesia 3 Juni 2015, 19:42
-
Menpora Ungkap Dua Kelemahan FIFA
Bola Indonesia 3 Juni 2015, 18:22
-
Menpora: Statuta FIFA Bukan Panduan Sempurna
Bola Indonesia 3 Juni 2015, 18:14
-
Nasri: Semua Orang Tahu FIFA Korup
Liga Inggris 3 Juni 2015, 15:41
-
Lain Lain 3 Juni 2015, 15:35

LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR