Imam Nahrawi bahkan menyatakan dirinya tidak lagi memandang FIFA dengan positif. Karena itu, tidak perlu mengagung-agungkan Statuta FIFA yang kerap menjadi rujukan bagi banyak pihak.
"Ini membuktikan bahwa statuta FIFA dan mekanisme di FIFA bukan panduan sempurna, yang harus ditakuti. Jadi sekali lagi, statuta dan mekanisme dalam FIFA bukan panduan sempurna yang harus ditakuti. Bangsa Indonesia tidak boleh takut dan khawatir," ujar Imam Nahrawi.
Lebih lanjut, Imam mengaku sangat mendukung terjadinya reformasi di FIFA. Karena itu dalam pandangan Imam, harus ada badan independen untuk mengawasinya.
Dengan demikian, pengunduran diri Sepp Blatter diharapkan bisa membawa masa depan yang cerah dalam tubuh FIFA saat ini. Karena dengan mundurnya Blatter, membuat peluang bagi sejumlah pihak yang ingin melakukan reformasi total di tubuh FIFA.
"Ini momentum sangat baik untuk mendorong reformasi besar-besaran di FIFA, tentu sepak bola Indonesia," tuturnya.
Sebelumnya, Sepp Blatter memutuskan untuk mundur dari jabatannya, Selasa (2/6) atau hanya empat hari setelah terpilih untuk kelima kalinya sebagai pemimpin FIFA dalam Kongres di Zurich, Swiss. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Blatter Lengser, Ini Harapan Tim Transisi
- FBI Investigasi Sepp Blatter
- Tim Transisi Terkejut Sepp Blatter Lengser
- 'Mundurnya Blatter Pelajaran Bagi FIFA dan Federasi Sepakbola'
- Kemenpora Sambut Positif Mundurnya Blatter
- Blatter Mundur, Figo Sebut Ini Hari Baik Bagi FIFA & Sepakbola
- Platini Puji Keputusan Mundur Blatter
- Pemilihan Presiden Baru FIFA Paling Cepat Digelar Desember 2015
- Pernyataan Lengkap Pengunduran Diri Blatter Dari FIFA
- Sepp Blatter Mundur Dari Kursi Presiden FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dorong Kompetisi Berjalan, Menpora Open Bidding Operator Liga
Bola Indonesia 3 Juni 2015, 22:30
-
Menpora Ungkap Alasan Tetap Ragukan Sanksi dan Surat FIFA
Bola Indonesia 3 Juni 2015, 19:42
-
Menpora: Statuta FIFA Bukan Panduan Sempurna
Bola Indonesia 3 Juni 2015, 18:14
-
Blatter Lengser, Ini Harapan Tim Transisi
Bola Indonesia 3 Juni 2015, 16:51
-
'Mundurnya Blatter Pelajaran Bagi FIFA dan Federasi Sepakbola'
Bola Indonesia 3 Juni 2015, 12:16
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR