Bola.net - Meski hanya bertajuk laga uji coba, Arema Cronus dipastikan tidak akan bermain ala kadarnya kala menjamu Gresik United, Rabu (26/08) besok. Mereka berjanji tetap akan menunjukkan permainan terbaik mereka pada laga ini.
"Persiapan kita fokusnya ke Piala Presiden," ujar Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo.
"Namun, pada laga lawan Gresik ini kita akan tampil maksimal," sambungnya.
Sebelumnya, Arema Cronus bakal menjamu Gresik United pada laga persahabatan. Laga ini bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (26/08). Selain menjadi ajang uji coba Arema Cronus jelang Piala Presiden, laga ini akan menjadi laga penghormatan bagi mendiang Pelatih Arema Cronus, Suharno.
"Pertandingan ini sudah disusun sebelum Coach Suharno meninggal. Awalnya, pertandingan akan dilakukan 22 Agustus. Tapi, mundur karena Gresik ada uji coba," ujar General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.
"Akhirnya mereka bisa datang pada 26 Agustus. Karena pertandingan ini berlangsung setelah Coach Suharno meninggal, kita jadikan ini tribute untuk beliau," sambungnya.
Sebelumnya, pada Rabu (19/08), Suharno wafat. Pelatih yang karib disapa Pak Once ini wafat dalam perjalanan pulang ke kediamannya usai memimpin latihan Arema di Stadion Kanjuruhan.
Pria berusia 56 tahun itu menghembuskan nafas terakhir di UGD Puskesmas Pakisaji. Beliau disinyalir terkena serangan jantung.
Sementara itu, selain sebagai laga yang dipersembahkan bagi almarhum Suharno, pendapatan tiket laga ini, setelah dikurangi biaya operasional, akan diserahkan pada keluarga pelatih asal Klaten ini.[initial]
(den/yp)
"Persiapan kita fokusnya ke Piala Presiden," ujar Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo.
"Namun, pada laga lawan Gresik ini kita akan tampil maksimal," sambungnya.
Sebelumnya, Arema Cronus bakal menjamu Gresik United pada laga persahabatan. Laga ini bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (26/08). Selain menjadi ajang uji coba Arema Cronus jelang Piala Presiden, laga ini akan menjadi laga penghormatan bagi mendiang Pelatih Arema Cronus, Suharno.
"Pertandingan ini sudah disusun sebelum Coach Suharno meninggal. Awalnya, pertandingan akan dilakukan 22 Agustus. Tapi, mundur karena Gresik ada uji coba," ujar General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.
"Akhirnya mereka bisa datang pada 26 Agustus. Karena pertandingan ini berlangsung setelah Coach Suharno meninggal, kita jadikan ini tribute untuk beliau," sambungnya.
Sebelumnya, pada Rabu (19/08), Suharno wafat. Pelatih yang karib disapa Pak Once ini wafat dalam perjalanan pulang ke kediamannya usai memimpin latihan Arema di Stadion Kanjuruhan.
Pria berusia 56 tahun itu menghembuskan nafas terakhir di UGD Puskesmas Pakisaji. Beliau disinyalir terkena serangan jantung.
Sementara itu, selain sebagai laga yang dipersembahkan bagi almarhum Suharno, pendapatan tiket laga ini, setelah dikurangi biaya operasional, akan diserahkan pada keluarga pelatih asal Klaten ini.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hormati Almarhum Suharno, Puluhan Legenda Arema Siap Ramaikan Kanjuruhan
Bola Indonesia 25 Agustus 2015, 20:07
-
Jajal Gresik United, Arema Cronus Cari Kerangka Tim
Bola Indonesia 25 Agustus 2015, 18:58
-
Jamu Gresik United, Arema Cronus Janji Main Maksimal
Bola Indonesia 25 Agustus 2015, 18:30
-
Jajal Gresik United, Arema Gelar Laga Penghormatan Bagi Suharno
Bola Indonesia 24 Agustus 2015, 10:00
-
Arema Cronus Kembali Gelar Latihan
Bola Indonesia 21 Agustus 2015, 20:59
LATEST UPDATE
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR