Bola.net - Arema Cronus gagal memetik poin penuh pada laga uji coba terakhir mereka jelang Piala Presiden. Menghadapi Gresik United di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (26/08), Ahmad Bustomi dan kawan-kawan harus puas ditahan imbang tanpa gol.
Arema langsung melancarkan serangan ke pertahanan Gresik begitu laga dimulai. Upaya mereka ini hampir membuahkan hasil instan kala laga baru berjalan dua menit.
Samsul Arif memanfaatkan umpan sepak pojok Ahmad Bustomi dengan sundulan terarah ke gawang Gresik United. Namun bola masih bisa dihalau pemain belakang Gresik United dari mulut gawang.
Empat menit berselang, giliran Ferry Aman Saragih mendapat peluang di kotak penalti Gresik United. Namun, penjaga gawang Gresik United, M. Ridwan sigap meredam laju bola sepakan gelandang Arema Cronus ini.
Gresik United tak mau dijadikan bulan-bulanan begitu saja. Mereka coba membalas serbuan tuan rumah. Mengandalkan serangan balik cepat, anak-anak asuh Liestiadi ini beberapa kali menggedor lini belakang Arema.
Menit 10, Riko Simanjuntak melepas sepakan keras dari luar kotak penalti Arema. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang Arema yang dikawal I Made Wirawan.
Riko kembali mengancam gawang I Made Wirawan sembilan menit berselang. Memanfaatkan bola liar di kotak penalti Arema, ia melepas sepakan first time keras. Namun, bola masih membentur pemain belakang Arema dan bergulir ke luar lapangan.
Menit 23, I Made Wirawan harus bekerja keras mengamankan gawangnya dari sepakan keras Herman Dzumafo Epandi.
Empat menit berselang, giliran Arema mendapat peluang unggul lebih dulu. Tanpa pengawalan, Ferry Aman Saragih menyongsong umpan Ahmad Bustomi. Namun, M. Ridwan masih sigap memotong laju bola.
Sama-sama gagal memanfaatkan peluang, Arema dan Gresik United terus mempertahankan pola permainan menyerang. Mereka juga sama-sama memainkan tempo tinggi.
Menit 41, Ferry Aman Saragih lolos dari jebakan offside pemain belakang Gresik United. Namun, sepakan Ferry masih melenceng jauh dari sasaran.
Semenit berselang, M. Ridwan kembali menyelamatkan gawangnya. Kali ini, ia menepis sundulan Fabiano Beltrame, memanfaatkan sepakan bebas Ahmad Bustomi. Walhasil, sampai babak pertama usai tak ada gol tercipta.
Pada babak kedua, Arema memasukkan sejumlah pemain anyar. Dendi Santoso, Benny Wahyudi, I Gede Sukadana dan Hendro Siswanto masuk menggantikan Ferry Aman Saragih, Ahmad Bustomi, Arif Suyono dan Hasim Kipuw.
Gresik United langsung memiliki peluang kala babak kedua berjalan semenit. Lolos dari hadangan Alfarizi, Riko Simanjuntak melepas umpan silang tajam kotak penalti Arema. Namun laju bola terlalu deras dan membuat M. Kamri gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Menit 53, dari luar kotak penalti, M. Kamri melepas tembakan keras ke arah gawang Arema Cronus. Namun, bola melenceng tipis di sisi kiri gawang I Made Wirawan.
Menghadapi agresifnya permainan Laskar Joko Samudro, Arema Cronus mengubah pola permainan. Selain menurunkan tempo, mereka tak lagi mengandalkan umpan-umpan langsung ke duet Cristian Gonzales dan Samsul Arif.
Perubahan taktik ini membuat Arema Cronus memiliki beberapa peluang mencetak gol. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang-peluang itu gagal dimanfaatkan jadi gol.
Menit 59, kerjasama M. Yusuf, Herman Dzumafo dan M. Kamri membuat kemelut di pertahanan Arema. Namun, bombardir tiga penggawa Gresik United ini masih gagal menembus blokade pemain belakang Arema.
Tiga menit berselang, giliran Samsul Arif menguji ketangguhan penjaga gawang Gresik United. Mengecoh beberapa pemain belakang Gresik, Samsul melepas tendangan keras ke sisi kiri gawang. Namun, M. Ridwan masih sigap menepis bola yang mengarah ke gawangnya.
Menit 67, Arema memasukkan Sunarto untuk mengganti Juan Revi. Masuknya Narto diharapkan menambah daya gedor skuat yang kini dilatih Joko Susilo ini. Untuk menambah kekuatan lini belakang, mereka mengganti Purwaka dengan Suroso.
Masuknya Sunarto nyaris membuat Arema unggul. Namun, umpan silang pemain yang kerap dijuluki Joker ini gagal dimanfaatkan Dendi Santoso.
Semenit berselang, Narto nyaris mencetak gol. Memanfaatkan bola liar, Narto menerobos barisan pertahanan Gresik United. Namun, M Ridwan sukses memotong laju Sunarto dan mengamankan bola.
Menit 75, Sunarto kembali gagal memanfaatkan peluang di kotak penalti. Sepakannya, memanfaatkan umpan sodoran Gonzales, melambung di atas mistar gawang Gresik.
Sepuluh menit jelang laga usai, Arema memasukkan Dio Permana. Pemain muda ini menggantikan striker gaek Cristian Gonzales.
Masuknya Dio -yang bertipe pengatur serangan ini- tak membuat permainan Arema berubah. Walhasil, sampai laga usai, kedudukan imbang tanpa gol tak berubah.[initial]
(den/yp)
Arema langsung melancarkan serangan ke pertahanan Gresik begitu laga dimulai. Upaya mereka ini hampir membuahkan hasil instan kala laga baru berjalan dua menit.
Samsul Arif memanfaatkan umpan sepak pojok Ahmad Bustomi dengan sundulan terarah ke gawang Gresik United. Namun bola masih bisa dihalau pemain belakang Gresik United dari mulut gawang.
Empat menit berselang, giliran Ferry Aman Saragih mendapat peluang di kotak penalti Gresik United. Namun, penjaga gawang Gresik United, M. Ridwan sigap meredam laju bola sepakan gelandang Arema Cronus ini.
Gresik United tak mau dijadikan bulan-bulanan begitu saja. Mereka coba membalas serbuan tuan rumah. Mengandalkan serangan balik cepat, anak-anak asuh Liestiadi ini beberapa kali menggedor lini belakang Arema.
Menit 10, Riko Simanjuntak melepas sepakan keras dari luar kotak penalti Arema. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang Arema yang dikawal I Made Wirawan.
Riko kembali mengancam gawang I Made Wirawan sembilan menit berselang. Memanfaatkan bola liar di kotak penalti Arema, ia melepas sepakan first time keras. Namun, bola masih membentur pemain belakang Arema dan bergulir ke luar lapangan.
Menit 23, I Made Wirawan harus bekerja keras mengamankan gawangnya dari sepakan keras Herman Dzumafo Epandi.
Empat menit berselang, giliran Arema mendapat peluang unggul lebih dulu. Tanpa pengawalan, Ferry Aman Saragih menyongsong umpan Ahmad Bustomi. Namun, M. Ridwan masih sigap memotong laju bola.
Sama-sama gagal memanfaatkan peluang, Arema dan Gresik United terus mempertahankan pola permainan menyerang. Mereka juga sama-sama memainkan tempo tinggi.
Menit 41, Ferry Aman Saragih lolos dari jebakan offside pemain belakang Gresik United. Namun, sepakan Ferry masih melenceng jauh dari sasaran.
Semenit berselang, M. Ridwan kembali menyelamatkan gawangnya. Kali ini, ia menepis sundulan Fabiano Beltrame, memanfaatkan sepakan bebas Ahmad Bustomi. Walhasil, sampai babak pertama usai tak ada gol tercipta.
Pada babak kedua, Arema memasukkan sejumlah pemain anyar. Dendi Santoso, Benny Wahyudi, I Gede Sukadana dan Hendro Siswanto masuk menggantikan Ferry Aman Saragih, Ahmad Bustomi, Arif Suyono dan Hasim Kipuw.
Gresik United langsung memiliki peluang kala babak kedua berjalan semenit. Lolos dari hadangan Alfarizi, Riko Simanjuntak melepas umpan silang tajam kotak penalti Arema. Namun laju bola terlalu deras dan membuat M. Kamri gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Menit 53, dari luar kotak penalti, M. Kamri melepas tembakan keras ke arah gawang Arema Cronus. Namun, bola melenceng tipis di sisi kiri gawang I Made Wirawan.
Menghadapi agresifnya permainan Laskar Joko Samudro, Arema Cronus mengubah pola permainan. Selain menurunkan tempo, mereka tak lagi mengandalkan umpan-umpan langsung ke duet Cristian Gonzales dan Samsul Arif.
Perubahan taktik ini membuat Arema Cronus memiliki beberapa peluang mencetak gol. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang-peluang itu gagal dimanfaatkan jadi gol.
Menit 59, kerjasama M. Yusuf, Herman Dzumafo dan M. Kamri membuat kemelut di pertahanan Arema. Namun, bombardir tiga penggawa Gresik United ini masih gagal menembus blokade pemain belakang Arema.
Tiga menit berselang, giliran Samsul Arif menguji ketangguhan penjaga gawang Gresik United. Mengecoh beberapa pemain belakang Gresik, Samsul melepas tendangan keras ke sisi kiri gawang. Namun, M. Ridwan masih sigap menepis bola yang mengarah ke gawangnya.
Menit 67, Arema memasukkan Sunarto untuk mengganti Juan Revi. Masuknya Narto diharapkan menambah daya gedor skuat yang kini dilatih Joko Susilo ini. Untuk menambah kekuatan lini belakang, mereka mengganti Purwaka dengan Suroso.
Masuknya Sunarto nyaris membuat Arema unggul. Namun, umpan silang pemain yang kerap dijuluki Joker ini gagal dimanfaatkan Dendi Santoso.
Semenit berselang, Narto nyaris mencetak gol. Memanfaatkan bola liar, Narto menerobos barisan pertahanan Gresik United. Namun, M Ridwan sukses memotong laju Sunarto dan mengamankan bola.
Menit 75, Sunarto kembali gagal memanfaatkan peluang di kotak penalti. Sepakannya, memanfaatkan umpan sodoran Gonzales, melambung di atas mistar gawang Gresik.
Sepuluh menit jelang laga usai, Arema memasukkan Dio Permana. Pemain muda ini menggantikan striker gaek Cristian Gonzales.
Masuknya Dio -yang bertipe pengatur serangan ini- tak membuat permainan Arema berubah. Walhasil, sampai laga usai, kedudukan imbang tanpa gol tak berubah.[initial]
Baca Juga:
- Lawan Gresik United, Laga Terakhir Arema Cronus Jelang Piala Presiden
- Hormati Almarhum Suharno, Puluhan Legenda Arema Siap Ramaikan Kanjuruhan
- Jajal Gresik United, Arema Cronus Cari Kerangka Tim
- Jamu Gresik United, Arema Cronus Janji Main Maksimal
- Jajal Gresik United, Arema Gelar Laga Penghormatan Bagi Suharno
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sukses Tahan Arema Cronus, Ini Evaluasi Liestiadi
Bola Indonesia 26 Agustus 2015, 19:57
-
Liestiadi: Arema Cronus Tak Bermain Optimal
Bola Indonesia 26 Agustus 2015, 19:24
-
Ini Alasan Permainan Arema Cronus Melempem Kala Jamu Gresik United
Bola Indonesia 26 Agustus 2015, 18:48
-
Arema Ditahan Imbang Gresik United, Joko Susilo Puas
Bola Indonesia 26 Agustus 2015, 18:38
-
Jamu Gresik United, Arema Cronus Tertahan Tanpa Gol
Bola Indonesia 26 Agustus 2015, 18:34
LATEST UPDATE
-
Carlos Baleba ke Man Utd: Siapa yang Diuntungkan dan Siapa yang Dirugikan?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 04:22
-
Manchester United dan Sebuah Pelajaran Tentang Kesabaran dari Transfer Carlos Baleba
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 04:14
-
Barcelona Tak Masuk Perhitungan Atletico Madrid dalam Saga Julian Alvarez
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 23:34
-
AC Milan Bidik Jack Grealish: Solusi Kreatif Ruben Amorim di Sisi Kiri Lini Serang?
Liga Italia 25 Agustus 2026, 22:21
-
Barcelona Sudah Sepakati Transfer Dominik Livakovic, Tapi Ada Perubahan Rencana
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 21:23
-
Prediksi Real Madrid vs Sociedad 27 Agustus 2026
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 19:19
-
Daftar 16 Sponsor Persib Bandung di Musim 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 17:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00


























KOMENTAR