Sekadar informasi, PSSI telah menyebar undangan kepada para peserta Kongres Pemilihan. Dalam suratnya tertanggal Senin 19 September dan bernomor 712/AGB/124/IX-2016, PSSI melampirkan susunan agenda kongres.
"Poin-poin agenda terlalu dipaksakan. Misalnya poin ke-9 yang berbunyi Unifikasi Asosiasi Pemain Sepakbola Indonesia menjadi Asosiasi Pemain Profesional Indonesia, padahal di Indonesia masih banyak pemain amatir," ujar Deputi Humas Kelompok 85, GH Sutejo saat dihubungi Bola.net, Rabu (21/9).
"Selain poin 9 masih ada lagi. Kami sudah simpan untuk dibicarakan pada kongres nanti," tambahnya.
Menurut GH Sutejo, agenda tersebut seharusnya disepakati terlebih dahulu di kongres. Sebab, kongres adalah tempat para pemilik suara atau voters menyuarakan aspirasinya.

"Terkait agenda yang belum kami setujui, harus disetujui saat kongres nanti karena kongres adalah tempat tertinggi voters untuk berbicara. PSSI yang mengadakan, tapi voters yang menyetujui atau tidak. Jadi tidak boleh sepihak terkait agenda kongres," pungkasnya. [initial] (fit/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
APPI Mawas Diri Sambut Kongres Pemilihan PSSI
Bola Indonesia 21 September 2016, 20:42
-
Lampung FC Harap Voter Kongres PSSI Legawa
Bola Indonesia 21 September 2016, 19:04
-
Arema Indonesia: Saatnya Lupakan Masa Lalu
Bola Indonesia 21 September 2016, 18:54
-
APPI Belum Terima Undangan Kongres PSSI
Bola Indonesia 21 September 2016, 18:52
-
K-85 Nilai Agenda Kongres Dipaksakan Sepihak
Bola Indonesia 21 September 2016, 17:13
LATEST UPDATE
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR