
Bola.net - Ketua PSSI Djohar Arifin telah melantik Abadi Sirajuddin sebagai Ketua Pengprov PSSI Sulsel periode 2012-2016. Rupanya, pengukuhan tersebut tidak diterima oleh kubu Kadir Halid.
Kadir yang merupakan Ketua Pengprov PSSI Sulsel hasil Kongres Solo tetap bersikukuh bahwa dirinya masih sebagai ketua PSSI Sulsel yang sah.
Kadir mengatakan bahwa saat ini Joint Committee sedang bekerja. Ia yakin bahwa nantinya kepengurusan Abadi yang bakal dipertanyakan keabsahannya.
"Saya yakin itu. Silahkan saja kalau Abadi mau dilantik. Kami sudah mosi tidak percaya dengan kepengurusan Djohar. Sebanyak 27 Pengprov dan 452 anggota di Sulsel sudah tidak percaya dengan dia," ujar Kadir saat ditemui di Stadion Andi Mattalatta.
"Dan saya yakin Joint Committee nantinya akan mempertanyakan hal tersebut. Karena saya yang masih aktif dan bukan dia," sambungnya.
Abadi terpilih sebagai Ketua Pengprov PSSI Sulsel melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) PSSI Sulsel yang digelar di Hotel Coklat, Sabtu (09/6) lalu. Sebanyak 21 dari 24 pengcab di Sulsel memilih Abadi.
Djohar juga menegaskan bahwa Abadi Sirajuddin adalah Ketua Pengprov PSSI Sulsel periode 2012-2016 yang sah. Djohar tidak mau ambil pusing dengan protes yang dilayangkan kubu Kadir Halid.
"Abadi Sirajuddin yang sah karena sesuai dengan permintaan dari bawah dan hasil musyawarah luar biasa. Ia terpilih secara aklamasi dan ini sah secara hukum," ungkap Djohar.
"Kita dari pusat tidak mencalonkan siapapun, tapi memang ini permintaan dari masyarakat sepakbola di Sulsel dan dilakukan secara sah dan legal. Jadi yang legal adalah Abadi Sirajuddin," tandasnya. (nda/end)
Kadir yang merupakan Ketua Pengprov PSSI Sulsel hasil Kongres Solo tetap bersikukuh bahwa dirinya masih sebagai ketua PSSI Sulsel yang sah.
Kadir mengatakan bahwa saat ini Joint Committee sedang bekerja. Ia yakin bahwa nantinya kepengurusan Abadi yang bakal dipertanyakan keabsahannya.
"Saya yakin itu. Silahkan saja kalau Abadi mau dilantik. Kami sudah mosi tidak percaya dengan kepengurusan Djohar. Sebanyak 27 Pengprov dan 452 anggota di Sulsel sudah tidak percaya dengan dia," ujar Kadir saat ditemui di Stadion Andi Mattalatta.
"Dan saya yakin Joint Committee nantinya akan mempertanyakan hal tersebut. Karena saya yang masih aktif dan bukan dia," sambungnya.
Abadi terpilih sebagai Ketua Pengprov PSSI Sulsel melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) PSSI Sulsel yang digelar di Hotel Coklat, Sabtu (09/6) lalu. Sebanyak 21 dari 24 pengcab di Sulsel memilih Abadi.
Djohar juga menegaskan bahwa Abadi Sirajuddin adalah Ketua Pengprov PSSI Sulsel periode 2012-2016 yang sah. Djohar tidak mau ambil pusing dengan protes yang dilayangkan kubu Kadir Halid.
"Abadi Sirajuddin yang sah karena sesuai dengan permintaan dari bawah dan hasil musyawarah luar biasa. Ia terpilih secara aklamasi dan ini sah secara hukum," ungkap Djohar.
"Kita dari pusat tidak mencalonkan siapapun, tapi memang ini permintaan dari masyarakat sepakbola di Sulsel dan dilakukan secara sah dan legal. Jadi yang legal adalah Abadi Sirajuddin," tandasnya. (nda/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
"PSSI Akan Evaluasi Kinerja PT LPIS"
Bola Indonesia 10 Juli 2012, 21:15
-
Kadir Halid: Saya Masih Ketua PSSI Sulsel Aktif dan Sah
Bola Indonesia 10 Juli 2012, 10:35
-
Djohar Berharap Abadi Sirajuddin Kembalikan Kejayaaan Sulsel
Bola Indonesia 10 Juli 2012, 10:01
-
PSSI: Denda Dari AFC Salah Alamat!
Bola Indonesia 8 Juli 2012, 14:29
-
PSSI Berharap Insiden Lemparan Botol Dimaafkan AFC
Tim Nasional 6 Juli 2012, 08:00
LATEST UPDATE
-
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Piala Dunia 9 Juli 2026, 13:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR