Bola.net - PSMS Medan mengunci satu tempat di final turnamen Piala Kemerdekaan 2015. Tim berjuluk Ayam Kinantan ini lolos setelah mengalahkan Persepam Madura Utama dengan skor tipis 3-2, Rabu (9/9) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Pada laga ini, Persepam-MU main dengan 10 orang sejak menit ke-38.
Persepam MU berusaha mendominasi pertandingan sejak kick off. Upaya mereka berhasil Qishil Gandrum mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-18. Solo run Qischil yang diakhiri dengan sebuah tembakan keras, menghujam jala PSMS Medan yang dikawal Guntur Pranata.
Sayang Laskar Sape Ngamok, julukan Persepam MU justru lengah usai unggul satu bola. Hasilnya PSMS mampu menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-24. Adalah Guntur Triaji yang menjebol gawang Sandi Firmansyah lewat sebuah tendangan voli cantik.
Pada menit ke-32, heading Guntur Triaji membuat Ayam Kinantan berbalik unggul menjadi 3-2. Pertandingan menjadi tegang dan dipenuhi sejumlah pelanggaran. Pada menit ke-38, Persepam-MU harus kehilangan Deny Rumba yang diusir wasit Agus Joko Utomo karena menyikut salah seorang penggawa PSMS.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan PSMS Medan untuk mendominasi permainan. Mereka mencetak sejumlah peluang hingga 20 menit pertama babak kedua digulirkan. Sayangnya pertahanan Persepam-MU yang sangat rapat, membuat segala kans PSMS terbuang percuma. PSMS baru bisa memperlebar jarak menjadi 3-1 pada menit ke-79.
Umpan silang Aldino Herdianto di depan gawang Persepam-MU, dituntaskan dengan sempurna oleh Erwin Ramdani. Persepam-MU sebenarnya sempat memperkecil kedudukan menjadi 3-2 melalui aksi Sirvi Arvani pada menit ke-87. Namun mereka gagal mencetak gol penyeimbang. Skor 3-2 untuk PSMS mengantarkan mereka ke final Piala Kemerdekaan. [initial]
(faw/asa)
Persepam MU berusaha mendominasi pertandingan sejak kick off. Upaya mereka berhasil Qishil Gandrum mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-18. Solo run Qischil yang diakhiri dengan sebuah tembakan keras, menghujam jala PSMS Medan yang dikawal Guntur Pranata.
Sayang Laskar Sape Ngamok, julukan Persepam MU justru lengah usai unggul satu bola. Hasilnya PSMS mampu menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-24. Adalah Guntur Triaji yang menjebol gawang Sandi Firmansyah lewat sebuah tendangan voli cantik.
Pada menit ke-32, heading Guntur Triaji membuat Ayam Kinantan berbalik unggul menjadi 3-2. Pertandingan menjadi tegang dan dipenuhi sejumlah pelanggaran. Pada menit ke-38, Persepam-MU harus kehilangan Deny Rumba yang diusir wasit Agus Joko Utomo karena menyikut salah seorang penggawa PSMS.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan PSMS Medan untuk mendominasi permainan. Mereka mencetak sejumlah peluang hingga 20 menit pertama babak kedua digulirkan. Sayangnya pertahanan Persepam-MU yang sangat rapat, membuat segala kans PSMS terbuang percuma. PSMS baru bisa memperlebar jarak menjadi 3-1 pada menit ke-79.
Umpan silang Aldino Herdianto di depan gawang Persepam-MU, dituntaskan dengan sempurna oleh Erwin Ramdani. Persepam-MU sebenarnya sempat memperkecil kedudukan menjadi 3-2 melalui aksi Sirvi Arvani pada menit ke-87. Namun mereka gagal mencetak gol penyeimbang. Skor 3-2 untuk PSMS mengantarkan mereka ke final Piala Kemerdekaan. [initial]
Baca Juga:
- Menpora Dipastikan Hadiri Final Piala Kemerdekaan
- Demi Final, Persepam MU dan PSMS Sama-sama Ngotot
- Persebaya 'Tampil' di Piala Kemerdekaan
- Gelar Kompetisi, Tim Transisi Ajak Klub Peserta Piala Kemerdekaan
- Komdis PSSI Paparkan Temuan Baru di Piala Kemerdekaan
- Tim Transisi Akui Masih Ada Hutang Match Fee Tiga Pertandingan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kandaskan Persepam, PSMS ke Final Piala Kemerdekaan
Bola Indonesia 9 September 2015, 22:12
-
Demi Final, Persepam MU dan PSMS Sama-sama Ngotot
Bola Indonesia 9 September 2015, 05:50
-
Ini Pembagian Grup Piala Kemerdekaan
Bola Indonesia 13 Juli 2015, 21:35
-
PSMS Juga Ikut Dorong Menpora Cabut SK Pembekuan PSSI
Bola Indonesia 30 Juni 2015, 06:10
-
Dualisme, Turnamen Marah Halim Cup 2015 Batal Digelar
Bola Indonesia 2 Januari 2015, 18:50
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:02
-
Mohamed Salah Mungkin Perlu Bermain Seperti Lionel Messi
Piala Dunia 6 Juli 2026, 22:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia 8 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:57
-
Berikan Saja Bolanya ke Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:38
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR