
Bola.net - Persoalan dana tengah melanda pelaksanaan turnamen Piala Kemerdekaan yang diprakasai Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Hal tersebut, bahkan diakui Anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Dikatakannya, anggaran tidak turun secara baik lantaran proses dari sponsor yang terbilang berliku. Bahkan, pihak sponsor baru bisa mencairkan dana tersebut pada 6 September mendatang, atau sesudah Piala Kemerdekaan selesai digelar.
Alhasil, klub-klub peserta belum mendapatkan dana sebesar Rp50 juta untuk setiap pertandingan yang sudah dijalani. Karena itu diutarakannya, Tim Transisi akan segera mengusahakan memberi dana tersebut kepada klub paling lambat pada 30 Agustus 2015.
"Kami bukannya tidak membayar match fee tersebut. Kami sudah membayar sebanyak dua pertandingan. Artinya, masih bersisa tiga pertandingan lagi yang belum kami bayar. Secepatnya akan kami usahakan memberikan sisa dana tersebut pada 30 Agustus 2015," katanya.
"Kami sudah membicarakan hal ini kepada semua klub yang berlaga di Piala Kemerdekaan. Mereka bisa menerima situasi ini. Setiap ada uang sponsor yang masuk, pasti akan langsung kami bayar," pungkasnya.[initial]
(esa/yp)
Hal tersebut, bahkan diakui Anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Dikatakannya, anggaran tidak turun secara baik lantaran proses dari sponsor yang terbilang berliku. Bahkan, pihak sponsor baru bisa mencairkan dana tersebut pada 6 September mendatang, atau sesudah Piala Kemerdekaan selesai digelar.
Alhasil, klub-klub peserta belum mendapatkan dana sebesar Rp50 juta untuk setiap pertandingan yang sudah dijalani. Karena itu diutarakannya, Tim Transisi akan segera mengusahakan memberi dana tersebut kepada klub paling lambat pada 30 Agustus 2015.
"Kami bukannya tidak membayar match fee tersebut. Kami sudah membayar sebanyak dua pertandingan. Artinya, masih bersisa tiga pertandingan lagi yang belum kami bayar. Secepatnya akan kami usahakan memberikan sisa dana tersebut pada 30 Agustus 2015," katanya.
"Kami sudah membicarakan hal ini kepada semua klub yang berlaga di Piala Kemerdekaan. Mereka bisa menerima situasi ini. Setiap ada uang sponsor yang masuk, pasti akan langsung kami bayar," pungkasnya.[initial]
Baca Juga:
- Tim Transisi Tampik Tudingan Piala Kemerdekaan Tercemar Match Fixing
- Pelatih Persipur Akui Bandar Judi Sudah Masuk di Piala Kemerdekaan
- Barito Pertahankan Pemain yang Terikat Kontrak Jangka Panjang
- Menpora Imam Akui Piala Kemerdekaan Banyak Masalah
- Ihwal Piala Presiden, Ini Pernyataan Klub Peserta Piala Kemerdekaan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tim Transisi Akui Masih Ada Hutang Match Fee Tiga Pertandingan
Bola Indonesia 26 Agustus 2015, 22:00
-
Bantah Klaim Menpora, FIFA Pastikan Tak Kunjungi Indonesia
Bola Indonesia 25 Agustus 2015, 15:04
-
Menpora Minta Sport Science dan Lab Uji Doping Dioptimalkan
Olahraga Lain-Lain 22 Agustus 2015, 16:30
-
Wadah Street Soccer Indonesia Dikukuhkan Menpora
Bola Indonesia 20 Agustus 2015, 21:21
-
Berantem Mulu, Kapan Kerjanya?
Editorial 18 Agustus 2015, 14:35
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR