
Bola.net - Persib Bandung memulai laga dengan misi nyaris mustahil. Mereka wajib menang dengan selisih minimal tiga gol untuk menjaga peluang lolos ke 8 Besar AFC Champions League 2. Beban itu datang setelah kalah 0-3 pada leg pertama di markas Ratchaburi FC.
Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2) malam WIB, Persib tampil agresif sejak awal. Intensitas tinggi langsung ditebar. Tekanan diberikan tanpa jeda.
Gol Berguinho pada menit ke-36 sempat membakar semangat. Namun, wasit menganulirnya. Tiga menit berselang, Andrew Jung mencetak gol yang sah usai tinjauan VAR.
Momentum berpihak pada Maung Bandung. Ritme permainan meningkat. Akan tetapi, satu insiden jelang turun minum mengubah segalanya. Insiden itu adalah kartu merah Uilliam Barros, yang harusnya bisa dihindari.
Momentum yang Terputus di Menit 45+6

Persib berada dalam fase terbaiknya ketika petaka datang. Pada menit 45+6, Uilliam Barros melakukan tekel kepada Jonathan Khemdee. Situasi itu terjadi di wilayah yang sebenarnya masih relatif aman.
Barros berusaha menghentikan pergerakan lawan. Namun, tekel tersebut mengenai kaki bek Timnas Thailand itu. Wasit Mohammed Al Shamrani langsung mengambil keputusan tegas.
Kartu merah dikeluarkan tanpa ragu. Pemain Persib sempat melayangkan protes. Akan tetapi, sang pengadil lapangan bergeming dan tidak mengubah keputusannya.
Sejak momen itu, ritme permainan berubah. Persib kehilangan keseimbangan. Tugas berat yang awalnya sulit menjadi semakin kompleks.
Dominan Statistik, Tumpul dalam Eksekusi

Memasuki babak kedua, Persib tetap mencoba mengambil inisiatif. Meski bermain dengan 10 orang, mereka tidak sepenuhnya bertahan. Dominasi bola tetap terlihat.
Namun, efektivitas menjadi masalah. Dengan satu pemain lebih sedikit, Persib harus berhitung setiap kali menyerang. Risiko serangan balik Ratchaburi selalu mengintai gawang Teja Paku Alam.
Jika seluruh energi difokuskan untuk menekan, ruang di lini belakang terbuka. Ratchaburi beberapa kali mencoba memanfaatkan situasi itu. Persib tak bisa bermain sebebas babak pertama.
Secara statistik, Persib mencatat 57 persen penguasaan bola dan melepaskan 20 tendangan. Angka yang impresif. Namun, tanpa tambahan gol, data itu menjadi catatan kosong. Kartu merah Uilliam Barros menjadi titik balik yang memutus momentum dan mengubur asa kebangkitan di kompetisi Asia.
Sumber data: FotMob
Baca Ini Juga:
- Hasil Persib vs Ratchaburi: Maung Bandung Menang, tapi Gagal Lolos 8 Besar AFC Champions League 2
- Shin Guards Bikin Kagok Pemain Bola Tapi Perlu, Coba Takar Risikonya
- Kapan Duel Persib Bandung vs Ratchaburi? Menanti Magis Remontada di GBLA
- 3 Bintang Persib yang Bisa Jadi Protagonis Remontada atas Ratchaburi FC demi Lolos dari Lubang Jarum 16 Besar ACL 2
- Skenario Persib Comeback dan Lolos ke Perempat Final ACL 2: Melawan Kemustahilan dengan Misi 3 Gol di GBLA
- Rekor Solid di Kandang Jadi Modal Persib Berjuang di Tengah Kemustahilan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Como: Siapa Gantikan Rabiot? Rafael Leao Starter
Liga Italia 18 Februari 2026, 20:29
-
Live Streaming Wolves vs Arsenal - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Olympiacos vs Leverkusen - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Bodo/Glimt vs Inter - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Milan vs Como - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 18 Februari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48


















KOMENTAR