Jude Bellingham Jadi Nomor 10, Arda Guler Bisa Berperan sebagai Nomor 6

Jude Bellingham Jadi Nomor 10, Arda Guler Bisa Berperan sebagai Nomor 6
Selebrasi Jude Bellingham dalam laga La Liga antara Real Madrid vs Sevilla, Minggu (21/12/2025). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Jude Bellingham diperkirakan kembali menjadi pusat permainan Real Madrid di bawah Jose Mourinho. Gelandang Inggris itu tampil luar biasa di Piala Dunia 2026 dan kini diproyeksikan mengisi peran nomor 10 dalam skema baru Mourinho.

Masalahnya, Real Madrid juga memiliki Arda Guler yang berkembang pesat dan tampil impresif selama pramusim. Guler bahkan menjadi salah satu pemain penting dalam persiapan musim baru ketika Mourinho menguji beberapa bentuk permainan.

Daripada mengorbankan salah satu dari keduanya, ada solusi yang dapat membuat kedua pemain berada di lapangan secara bersamaan. Bellingham tetap menjadi gelandang serang, sedangkan Guler dapat ditarik lebih dalam sebagai pengatur permainan dari lini tengah.

1 dari 3 halaman

Peran Paling Cocok untuk Bellingham

Bellingham paling cocok dimainkan sebagai gelandang serang yang memiliki kebebasan bergerak ke kotak penalti. Kemampuannya membawa bola, melakukan pressing, membantu pertahanan, dan mencetak gol membuat peran nomor 10 sangat sesuai dengan karakter permainannya.

Mourinho memiliki alasan kuat untuk mengembalikan Bellingham ke posisi tersebut setelah sang pemain tampil sebagai salah satu figur penting Inggris di Piala Dunia. Laporan terbaru juga menunjukkan bahwa Mourinho memproyeksikannya sebagai pemain No. 10 dalam skema 4-2-3-1.

2 dari 3 halaman

Guler Bisa Jadi Pengatur dari Dalam

Selebrasi Arda Guler dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (c) AP Photo/Lennart Preiss

Selebrasi Arda Guler dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (c) AP Photo/Lennart Preiss

Arda Guler menawarkan kemampuan yang berbeda karena memiliki visi umpan dan kaki kiri yang dapat membuka jalur serangan dari area lebih dalam. Musim lalu, pemain Turki itu mencatat enam gol dan 12 assist dalam 51 pertandingan bersama Madrid.

Menariknya, Guler sudah pernah bermain lebih dalam di lini tengah sebelum kembali mendapatkan peran ofensif. Mourinho juga telah bekerja langsung dengannya sejak awal pramusim dan Guler mengakui bahwa bekerja bersama pelatih asal Portugal itu menjadi kesempatan besar baginya.

3 dari 3 halaman

Kombinasi Bellingham-Guler Jadi Opsi

Jika Guler ditempatkan sebagai pengatur permainan dari lini kedua, Madrid dapat memaksimalkan kemampuan distribusinya tanpa membuatnya terlalu dekat dengan tekanan lawan. Posisi tersebut juga memungkinkan umpan diagonal kaki kirinya diarahkan kepada Vinicius Junior di sisi kiri.

Bellingham kemudian bisa bergerak lebih agresif di belakang Kylian Mbappe untuk mengejar peluang dan memimpin pressing. Kombinasi ini membuat Madrid memiliki pemain yang mengatur serangan dari belakang sekaligus gelandang yang aktif menyerbu kotak penalti.

Tentu, Mourinho harus menemukan keseimbangan karena Federico Valverde, Bernardo Silva, dan pemain lain juga membutuhkan menit bermain. Namun, menempatkan Bellingham sebagai nomor 10 dan Guler lebih dalam sebagai nomor 6 dapat menjadi cara menarik untuk memaksimalkan dua talenta utama Madrid sekaligus.

Guler sendiri telah menyatakan keinginannya untuk terus berkembang bersama Mourinho dan membantu Madrid meraih semua gelar. Dengan Bellingham kembali ke peran favoritnya, Madrid memiliki peluang membangun lini tengah yang lebih kreatif tanpa kehilangan agresivitas di sepertiga akhir.

Sumber: The Real Champs


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL