Bola.net - Kegagalan di awal karir kepelatihan tak membuat Danur Dara jera. Pelatih tim PON Jatim itu pun siap untuk terus berkarya di dunia sepakbola.
Digadang-gadang sebagai penyabet emas PON XVIII Riau cabang sepak-bola, PON Jatim malah gagal total. Padahal tim ini penuh bintang. Empat pemain Timnas kelompok umur seperti Evan Dimas, Fandi Eko Utomo, Bima Ragil Satria dan Dany Saputra ada di bawah komando Danur.
"Saya akui saya gagal mengantar Jatim di PON. Tapi secara pribadi saya tak ingin berhenti sampai di sini saja. Saya ingin terus berkarya di dunia sepakbola," tegas Danur, Kamis (04/10).
Mantan asisten pelatih Subangkit saat di Persema Malang lalu ini pun siap jika kegagalan tim Jatim lalu dilayangkan padanya. Akan tetapi, ia meminta agar manajemen mengoreksi diri untuk PON berikutnya. "Saya sih tak ingin cari kambing hitam, mari kita sama-sama koreksi," ucapnya.
Tim Kaltim yang keluar sebagai juara dipandangnya memang layak untuk juara. "Mereka lebih kuat dari segi mental karena selalu diasah dalam kompetisi seperti ISL U-21. Beda dengan kami yang hanya uji coba saja," tegas pelatih asal Malang ini.
Ditanya apakah ada tawaran dari klub profesional, Danur mengakui belum ada. "Situasi sepakbola Indonesia juga sedang begini. Sementara saya juga baru gagal. Tunggu situasi reda saja lah," tandasnya. (fjr/dzi)
Digadang-gadang sebagai penyabet emas PON XVIII Riau cabang sepak-bola, PON Jatim malah gagal total. Padahal tim ini penuh bintang. Empat pemain Timnas kelompok umur seperti Evan Dimas, Fandi Eko Utomo, Bima Ragil Satria dan Dany Saputra ada di bawah komando Danur.
"Saya akui saya gagal mengantar Jatim di PON. Tapi secara pribadi saya tak ingin berhenti sampai di sini saja. Saya ingin terus berkarya di dunia sepakbola," tegas Danur, Kamis (04/10).
Mantan asisten pelatih Subangkit saat di Persema Malang lalu ini pun siap jika kegagalan tim Jatim lalu dilayangkan padanya. Akan tetapi, ia meminta agar manajemen mengoreksi diri untuk PON berikutnya. "Saya sih tak ingin cari kambing hitam, mari kita sama-sama koreksi," ucapnya.
Tim Kaltim yang keluar sebagai juara dipandangnya memang layak untuk juara. "Mereka lebih kuat dari segi mental karena selalu diasah dalam kompetisi seperti ISL U-21. Beda dengan kami yang hanya uji coba saja," tegas pelatih asal Malang ini.
Ditanya apakah ada tawaran dari klub profesional, Danur mengakui belum ada. "Situasi sepakbola Indonesia juga sedang begini. Sementara saya juga baru gagal. Tunggu situasi reda saja lah," tandasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kegagalan Tak Membuat Danur Dara Jera
Bola Indonesia 4 Oktober 2012, 20:50
-
Difavoritkan, Tim Sepakbola PON Jatim Merendah
Bola Indonesia 1 September 2012, 15:35
-
Adaptasi Cuaca, PON Jatim Berangkat Lebih Awal
Bola Indonesia 31 Agustus 2012, 10:15
-
Fandi Cueki Persebaya Lagi, Bima Cari Klub
Bola Indonesia 30 Agustus 2012, 12:00
-
PON Jatim Mantap di Uji Coba Terakhir
Bola Indonesia 27 Agustus 2012, 21:50
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR