Bola.net - Yanuar Hermansyah angkat bicara soal tekanan yang diterima anak asuhya, Kurniawan Kartika Ajie, akibat blunder yang dibuat kiper berusia 23 tahun tersebut pada laga kontra PS TIRA Persikabo. Pelatih kiper Arema FC tersebut menilai yang diterima anak asuhnya tersebut wajar adanya.
"Menurut saya, tekanan yang diterima Ajie ini merupakan hal wajar," ujar Yanuar.
"Kritikan itu kan merupakan bentuk keinginan agar ia bisa lebih baik. Namun, saya juga berharap agar kritikan ini bisa membangun, bukan malah menghancurkan," sambungnya.
Sebelumnya, sosok Kurniawan Kartika Ajie menjadi pesakitan di balik kekalahan Arema kala menjamu PS TIRA Persikabo, di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/06) lalu. Blunder Ajie pada menit akhir menjadi penyebab gol kedua PS TIRA. Pada laga tersebut, Arema akhirnya harus menyerah 1-2.
Usai kekalahan tersebut, Ajie menjadi bulan-bulanan Aremania atas blundernya tersebut. Bahkan, banyak yang menyamakan Ajie dengan penjaga gawang asal Jerman, Loris Karius. Karius sendiri dikenal berkat blunder yang ia buat kala membela Liverpool pada ajang Liga Champions, 2018 lalu.
Bagaimana Yanuar menilai penampilan Ajie pada laga tersebut? Simak di bawah ini.
Akui Penyelamatan Ajie
Yanuar mengakui, selain membuat blunder, Ajie juga melakukan sejumlah penyelamatan penting. Beberapa kali, bahkan, kiper asal Balikpapan ini, harus berduel satu lawan satu dengan pemain depan lawan.
"Memang, harus diakui juga, ia membuat sejumlah penyelamatan penting pada pertandingan ini. Namun, ini bukan menjadi pertimbangan utama kami," kata Begal, sapaan karib Yanuar.
"Saya menganggap bahwa ini adalah kewajiban sebagai seorang kiper. Ini sudah kami latihkan juga pada tiap sesi latihan," sambungnya.
Tak Mau Salahkan Sektor Lain
Lebih lanjut, Begal pun angkat bicara soal rapuhnya lini pertahanan Arema pada laga tersebut bukan hanya akibat blunder Ajie. Menurut pelatih berusia 55 tahun tersebut, yang menjadi fokus evaluasinya adalah penampilan penjaga gawangnya.
"Saya tak mau banyak menanggapi soal penampilan lini lain, apakah mereka tampil bagus atau membuat kesalahan," tutur Begal.
"Bagi kami, jika mereka membuat kesalahan pun, penjaga gawang harus bisa mengantisipasinya," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Tak Mau Remehkan Persipura Jayapura
Bola Indonesia 2 Juli 2019, 22:28
-
Ini Siasat Arema untuk Membendung Persipura Jayapura
Bola Indonesia 2 Juli 2019, 21:23
-
Jelang Menjamu Persipura, Arema FC Benahi Penyelesaian Akhir
Bola Indonesia 2 Juli 2019, 20:28
-
Kalah dari Tira Persikabo, Arema FC Banyak Tawaran Pelatih Baru
Bola Indonesia 2 Juli 2019, 13:48
-
Waktunya Kiper Cadangan Arema Rebut Posisi Kurniawan Kartika Ajie
Bola Indonesia 2 Juli 2019, 07:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR