
Bola.net - Tuntutan pergantian nakhoda tim Arema FC tak lepas dari perhatian manajemen tim berlogo singa mengepal tersebut. Mereka mengaku akan tak akan mengabaikan begitu saja kritikan, dan juga saran, dari Aremania, julukan suporter Arema, termasuk soal pergantian pelatih.
"Mereka ini kan pintar dan paham sepak bola. Kami berterima kasih atas saran dan kritikan mereka," ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.
"Manajemen Arema pun pasti akan mendengarkan dengan seksama dan tidak sambil lalu," sambungnya.
Namun, Ruddy mengaku, manajemen tak bisa serta-merta menuruti tuntutan tersebut. Pasalnya, manajemen memiliki pertimbangan-pertimbangan tersendiri.
"Kami yang paling tahu seperti apa kondisi di dalam tim ini," katanya.
"Saat ini, kami ingin agar proses yang ada ini berlanjut. Manajemen akan berupaya agar Arema bisa berkembang. Jika nanti sampai harus mengganti pelatih pun, ini yang akan kami lakukan," Ruddy menambahkan.
Sebelumnya, bermunculan suara sumbang menyusul kekalahan Arema pada laga pekan keenam Shopee Liga 1 musim 2019, kontra PS TIRA Persikabo. Usai pertandingan di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/06), yang berakhir 1-2 untuk tim tamu, sejumlah Aremania masuk ke lapangan untuk melampiaskan kekecewaan mereka.
Kekecewaan Aremania pun belum usai ketika laga sudah selesai. Melalui media sosial mereka melontarkan umpatan untuk mengungkapkan kekesalan. Selain itu, sebagian Aremania juga sudah mulai menuntut Milomir Seslija untuk mundur. Pelatih asal Bosnia ini dinilai gagal membawa tim kesayangan mereka tampil apik pada kompetisi ini.
Tuntutan mundur ini terkesan kontras dengan puja dan puji yang diterima Milo beberapa waktu lalu, terutama setelah pelatih berusia 54 tahun tersebut sukses membawa Arema menjuarai Piala Presiden 2019.
Raihan prestasi Arema tersebut memang juga kontras dengan perjalanan mereka di liga. Saat ini. Arema masih terdampar di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan raihan tiga poin dari empat pertandingan.
Apa keputusan Arema terkait nasib Milo? Simak di bawah ini.
Minta Kerja Sama Tim Pelatih Lebih Apik
Sementara itu, manajemen Arema sendiri telah menggelar evaluasi bersama dengan tim pelatih. Evaluasi ini digelar di kantor Arema, kawasan Mayjen Panjaitan Kota Malang, Senin (01/07).
Menurut Ruddy, dari evaluasi ini, manajemen masih memberi kesempatan Milo melanjutkan tugasnya. Namun, manajemen meminta agar tim pelatih Arema FC harus membenahi kerja sama di antara mereka, terutama antara Milo dan para asistennya.
"Kami ingin agar kolaborasi di tim pelatih bisa lebih baik lagi," kata Ruddy.
"Manajemen menyarankan Milo untuk bisa lebih bekerja sama dengan para asistennya," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Arema Optimistis Anak Asuhnya Bakal Segera Bangkit
Bola Indonesia 1 Juli 2019, 21:02
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR