
Bola.net - Cyrus Margono resmi mengakhiri kebersamaannya dengan klub kasta teratas Liga Kosovo 2025/26, KF Dukagjini. Keputusan tersebut diumumkan pada Minggu (30/11) melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Kiper berpaspor Indonesia itu bergabung dengan Dukagjini pada Februari 2025. Saat itu ia datang setelah enam bulan berstatus tanpa klub usai dilepas Panathinaikos.
Dalam unggahannya, Margono menyampaikan salam perpisahan kepada klub yang ia bela hampir satu tahun. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut dibuat berdasarkan pembicaraan bersama pihak klub.
"Saya telah sepakat berpisah dengan KF Dukagjini atas dasar kesepakatan bersama," ujar Margono.
"Saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat atas kesempatan yang diberikan," katanya menambahkan.
Statistik Cyrus Margono
Margono mencatat total 30 penampilan sejak bergabung dengan Dukagjini. Dari jumlah tersebut, ia mengoleksi sepuluh clean sheet, 32 kebobolan, dan tiga kartu kuning sepanjang periode tersebut.
Kiper kelahiran New York, Amerika Serikat, itu turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukungnya selama berada di Kosovo. Ia juga memberikan doa untuk perjalanan Dukagjini ke depan.
"Saya bersyukur atas dukungan selama saya berada di sini dan mendoakan klub meraih kesuksesan ke depannya," tuturnya.
"Saya bersemangat menyambut apa yang akan datang dan siap untuk babak berikutnya dalam karier saya," imbuhnya.
Kans Berkarier di Indoneisa
Dengan status paspor Indonesia, Cyrus berpotensi menjadi salah satu nama yang menarik perhatian klub-klub Liga 1. Bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/26 akan dibuka pada awal tahun depan.
Margono bisa mengambil peluang untuk berkarier di BRI Super League. Dengan harapan bisa memperbesar kansnya guna dipanggil ke Timnas Indonesia.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Hasil Go Ahead Eagles vs Utrecht: Dean James Absen dan Miliano Jonathans Main, 'Derby Timnas Indonesia' Tanpa Pemenang
- Membedah Taktik John Herdman: Kandidat Pelatih Timnas Indonesia dengan Formasi 3-4-2-1 dan Counter-pressing
- Siapa John Herdman? Pelatih Kanada di Piala Dunia 2022 yang Dikaitkan dengan Timnas Indonesia
- 2 Nama Calon Pelatih Timnas Indonesia Mulai Terkuak, 3 Kandidat Lain Masih Misterius
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Tumpulnya Akurasi di Lini Serang Jadi Penyebab Kekalahan Persita
Bola Indonesia 1 Desember 2025, 11:56
-
Kiper Indonesia Cabut dari Klub Kosovo, Ada Tim BRI Super League yang Tertarik?
Bola Indonesia 1 Desember 2025, 11:20
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 00:30
-
Jelang Lawan Kroasia, Skuad Inggris Sempat Dihantui Ancaman Tornado
Piala Dunia 14 Juni 2026, 23:32
-
Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 14 Juni 2026, 23:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 21:49
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 21:49
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
Otomotif 14 Juni 2026, 21:48
-
Piala Dunia 2026: Usai Sikat Haiti, Skotlandia Masih Harus Tetap Berbenah
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:45
-
Skotlandia Patahkan Kutukan 36 Tahun di Piala Dunia
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:31
-
Link Live Streaming Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28

























KOMENTAR