Namun, kiper Mitra Kukar, Shahar Ginanjar mengaku tidak puas. Penyebab ketidakpuasan dirinya adalah kepemimpinan wasit Dodi Setya Permana yang dinilainya sangat merugikan timnya.
"Penampilan wasit sangat buruk sekali di pertandingan tadi. Tapi mungkin doa orang yang tersakiti, sehingga kami bisa menang," ujar Shahar saat dihubungi .
"Kita lihat saja tadi, kami dikasih dua kartu merah. Selain itu saat pertandingan baru berjalan beberapa menit, Arema sudah dikasih penalti," tambahnya.
Penjaga gawang yang juga pernah memperkuat Persib Bandung ini mengungkapkan jika wasit selalu menguntungkan tuan rumah. Sehingga sebelum pertandingan dimulai, pelatih terus mewanti wanti agar para pemain tetap fokus dan jangan sampai melakukan kesalahan di kotak penalti.
"Semua orang dan semua klub sudah tahu, saat bertamu ke Malang otomatis Arema selalu dikasih penalti. Makanya pelatih dan manajemen selalu memberi tahu kami agar berhati-hati saat duel di kotak penalti. Karena kami tahu kepemimpinan wasit selalu tidak baik saat bertamu ke kandang Arema," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Cronus Gagal ke Final, Joko Susilo Pasang Badan
Bola Indonesia 17 Januari 2016, 23:40
-
Kiper Mitra Kukar: Wasit Selalu Untungkan Arema di Kanjuruhan
Bola Indonesia 17 Januari 2016, 23:32
-
Singkirkan Arema, Mitra Kukar Tantang Semen Padang di Final
Bola Indonesia 17 Januari 2016, 22:02
-
Hadapi Arema Cronus, Mitra Kukar Turunkan Kekuatan Penuh
Bola Indonesia 17 Januari 2016, 19:03
-
Sebelum Laga Kontra Mitra Kukar, Aremania Siapkan Atraksi Khusus
Bola Indonesia 17 Januari 2016, 16:25
LATEST UPDATE
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR