Sebab, sekalipun mampu finis di posisi empat besar, peluang klub berjuluk Bledeg Biru tersebut untuk tampil dalam unifikasi kompetisi musim depan belum tentu bisa terlaksana.
Pasalnya, PSSI tidak akan memberikan jatah kepada klub yang mengalami dualisme. Pada musim kompetisi mendatang, jumlah peserta kasta utama dipastikan sebanyak 22 klub. Rinciannya, 18 klub asal kompetisi Indonesia Super League (ISL), dan sisanya dari IPL yang berhasil finis di peringkat empat besar.
"Hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Maret, sangat memukul. Kami kehilangan gairah menjalani kompetisi dengan skema unifikasi yang ditetapkan," ungkap asisten manajer Persema Malang, Dito Arief.
Ditambahkannya, Laskar Ken Arok- julukan lain Persema- kini hanya bisa berharap adanya pemulihan sanksi agar tetap berkompetisi di kasta utama pada musim depan.
"Perjuangan kami tidak boleh sia-sia. Karena itu, semoga ada kebijakan dari PSSI supaya kami dapat berkompetisi di kasta utama dan tidak turun ke Divisi Utama," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya, manajemen Persema Malang beserta para pemegang saham sedang mengadakan rapat untuk menentukan kelanjutan klub. Diterangkannya lagi, Persema tidak ingin begitu saja dibubarkan.
"Kami terus membahas apakah akan melanjutkan kompetisi atau tidak. Sebab, banyak pihak yang terlibat di klub ini. Saya berharap, klub ini tetap bertahan," ungkapnya.
Setali tiga uang dengan Persema, klub kontestan di bawah pengelolaan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) bernasib serupa.
Misalnya, Persija yang memulangkan pemain dan tim pelatih akibat sudah pupus harapan. Klub pimpinan Bambang Sucipto tersebut, enggan memberikan harapan hampa kepada pemain dan tim pelatih akibat tidak ada kejelasan dari PT LPIS.
"Kucuran dana dari News Corp, tidak terealisasi. Karena itu, kami harus realistis dan menghentikan roda klub. Sebab, tidak ada gunanya lagi untuk mengikuti kompetisi," tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klub IPL Kehilangan Semangat Hadapi Kompetisi
Bola Indonesia 1 April 2013, 18:25
-
Nasib Persema Berada di Tangan Pemegang Saham
Bola Indonesia 1 April 2013, 11:40
-
Persebaya DU Diizinkan Jamu Perseba Super Tanpa Penonton
Bola Indonesia 1 April 2013, 10:44
-
Bola Indonesia 1 April 2013, 10:28

-
Petinggi Persebaya Agendakan Pertemuan
Bola Indonesia 1 April 2013, 09:32
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR