Bola.net - Unifikasi kompetisi dalam pentas sepakbola Indonesia, memberikan aspek negatif bagi Persema Malang, kontestan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim 2013.
Sebab, sekalipun mampu finis di posisi empat besar, peluang klub berjuluk Bledeg Biru tersebut untuk tampil dalam unifikasi kompetisi musim depan belum tentu bisa terlaksana.
Pasalnya, PSSI tidak akan memberikan jatah kepada klub yang mengalami dualisme. Pada musim kompetisi mendatang, jumlah peserta kasta utama dipastikan sebanyak 22 klub. Rinciannya, 18 klub asal kompetisi Indonesia Super League (ISL), dan sisanya dari IPL yang berhasil finis di peringkat empat besar.
"Hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Maret, sangat memukul. Kami kehilangan gairah menjalani kompetisi dengan skema unifikasi yang ditetapkan," ungkap asisten manajer Persema Malang, Dito Arief.
Ditambahkannya, Laskar Ken Arok- julukan lain Persema- kini hanya bisa berharap adanya pemulihan sanksi agar tetap berkompetisi di kasta utama pada musim depan.
"Perjuangan kami tidak boleh sia-sia. Karena itu, semoga ada kebijakan dari PSSI supaya kami dapat berkompetisi di kasta utama dan tidak turun ke Divisi Utama," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya, manajemen Persema Malang beserta para pemegang saham sedang mengadakan rapat untuk menentukan kelanjutan klub. Diterangkannya lagi, Persema tidak ingin begitu saja dibubarkan.
"Kami terus membahas apakah akan melanjutkan kompetisi atau tidak. Sebab, banyak pihak yang terlibat di klub ini. Saya berharap, klub ini tetap bertahan," ungkapnya.
Setali tiga uang dengan Persema, klub kontestan di bawah pengelolaan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) bernasib serupa.
Misalnya, Persija yang memulangkan pemain dan tim pelatih akibat sudah pupus harapan. Klub pimpinan Bambang Sucipto tersebut, enggan memberikan harapan hampa kepada pemain dan tim pelatih akibat tidak ada kejelasan dari PT LPIS.
"Kucuran dana dari News Corp, tidak terealisasi. Karena itu, kami harus realistis dan menghentikan roda klub. Sebab, tidak ada gunanya lagi untuk mengikuti kompetisi," tuntasnya. (esa/dzi)
Sebab, sekalipun mampu finis di posisi empat besar, peluang klub berjuluk Bledeg Biru tersebut untuk tampil dalam unifikasi kompetisi musim depan belum tentu bisa terlaksana.
Pasalnya, PSSI tidak akan memberikan jatah kepada klub yang mengalami dualisme. Pada musim kompetisi mendatang, jumlah peserta kasta utama dipastikan sebanyak 22 klub. Rinciannya, 18 klub asal kompetisi Indonesia Super League (ISL), dan sisanya dari IPL yang berhasil finis di peringkat empat besar.
"Hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Maret, sangat memukul. Kami kehilangan gairah menjalani kompetisi dengan skema unifikasi yang ditetapkan," ungkap asisten manajer Persema Malang, Dito Arief.
Ditambahkannya, Laskar Ken Arok- julukan lain Persema- kini hanya bisa berharap adanya pemulihan sanksi agar tetap berkompetisi di kasta utama pada musim depan.
"Perjuangan kami tidak boleh sia-sia. Karena itu, semoga ada kebijakan dari PSSI supaya kami dapat berkompetisi di kasta utama dan tidak turun ke Divisi Utama," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya, manajemen Persema Malang beserta para pemegang saham sedang mengadakan rapat untuk menentukan kelanjutan klub. Diterangkannya lagi, Persema tidak ingin begitu saja dibubarkan.
"Kami terus membahas apakah akan melanjutkan kompetisi atau tidak. Sebab, banyak pihak yang terlibat di klub ini. Saya berharap, klub ini tetap bertahan," ungkapnya.
Setali tiga uang dengan Persema, klub kontestan di bawah pengelolaan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) bernasib serupa.
Misalnya, Persija yang memulangkan pemain dan tim pelatih akibat sudah pupus harapan. Klub pimpinan Bambang Sucipto tersebut, enggan memberikan harapan hampa kepada pemain dan tim pelatih akibat tidak ada kejelasan dari PT LPIS.
"Kucuran dana dari News Corp, tidak terealisasi. Karena itu, kami harus realistis dan menghentikan roda klub. Sebab, tidak ada gunanya lagi untuk mengikuti kompetisi," tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klub IPL Kehilangan Semangat Hadapi Kompetisi
Bola Indonesia 1 April 2013, 18:25
-
Nasib Persema Berada di Tangan Pemegang Saham
Bola Indonesia 1 April 2013, 11:40
-
Persebaya DU Diizinkan Jamu Perseba Super Tanpa Penonton
Bola Indonesia 1 April 2013, 10:44
-
Bola Indonesia 1 April 2013, 10:28

-
Petinggi Persebaya Agendakan Pertemuan
Bola Indonesia 1 April 2013, 09:32
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR