Bola.net - Kelanjutan nasib Persema Malang di Indonesian Premier League kini berada di tangan pemegang saham. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Persema Didied Poernawan Affandi di Malang, Senin (01/4).
"Kami sangat berharap kepada para pemilik saham. Kami akan merayu mereka agar tetap mau mengucurkan dananya sampai kompetisi musim ini berakhir," ucap Didied seperti dilansir Antara.
Saat ini Persema benar-benar krisis finansial sehingga pelatih Persema Slave Radovski dan para pemain masih belum menerima gaji hingga dua bulan ini. Bahkan, dua kali laga tandang (away), Persema harus menerima kekalahan WO karena tidak hadir dalam pertandingan.
Persema diganjar kekalahan WO ketika dijamu PSM Makassar (27/3) dan Perseman Manokwari yang laganya digelar di Yogyakarta pada Sabtu (30/3). Nasib Persema juga kian miris setelah sponsor mereka yakni Killerfish (produsen minuman berenergi dari Jerman) mundur karena nasib Persema yang tidak jelas setelah Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI beberapa waktu lalu.
Seharusnya, lanjut dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya itu, pertemuan antara pemilik saham dengan manajemen Persema dilakukan pekan lalu. Namun pertemuan itu batal dan hingga saat ini masih belum ada kejelasan kapan pertemuan tersebut direalisasikan.
"Nasib Persema masih belum ada kejelasan untuk musim depan, sehingga kami memilih untuk tidak berangkat bertanding, apalagi kegiatan dan latihan rutin saja sekarang juga sudah vakum," kata Didied.
Ketidakjelasan nasib Persema tersebut merupakan buntut dari belum adanya jawaban PSSI atas surat yang dilayangkan manajemen Persema terkait sanksi turun ke divisi satu. Sanksi tersebut dijatuhkan PSSI era Nurdin Halid karena Persema membelot dari kompetisi ISL ke LPI.
Persema membelot ke LPI menjelang laga kelima melawan Arema di Stadion Kanjuruhan Kepanjen pada tahun 2011. Beberapa klub yang bernasib sama dengan Persema adalah PSM Makassar, Persebaya dan Persibo Bojonegoro. [initial]
"Kami sangat berharap kepada para pemilik saham. Kami akan merayu mereka agar tetap mau mengucurkan dananya sampai kompetisi musim ini berakhir," ucap Didied seperti dilansir Antara.
Saat ini Persema benar-benar krisis finansial sehingga pelatih Persema Slave Radovski dan para pemain masih belum menerima gaji hingga dua bulan ini. Bahkan, dua kali laga tandang (away), Persema harus menerima kekalahan WO karena tidak hadir dalam pertandingan.
Persema diganjar kekalahan WO ketika dijamu PSM Makassar (27/3) dan Perseman Manokwari yang laganya digelar di Yogyakarta pada Sabtu (30/3). Nasib Persema juga kian miris setelah sponsor mereka yakni Killerfish (produsen minuman berenergi dari Jerman) mundur karena nasib Persema yang tidak jelas setelah Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI beberapa waktu lalu.
Seharusnya, lanjut dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya itu, pertemuan antara pemilik saham dengan manajemen Persema dilakukan pekan lalu. Namun pertemuan itu batal dan hingga saat ini masih belum ada kejelasan kapan pertemuan tersebut direalisasikan.
"Nasib Persema masih belum ada kejelasan untuk musim depan, sehingga kami memilih untuk tidak berangkat bertanding, apalagi kegiatan dan latihan rutin saja sekarang juga sudah vakum," kata Didied.
Ketidakjelasan nasib Persema tersebut merupakan buntut dari belum adanya jawaban PSSI atas surat yang dilayangkan manajemen Persema terkait sanksi turun ke divisi satu. Sanksi tersebut dijatuhkan PSSI era Nurdin Halid karena Persema membelot dari kompetisi ISL ke LPI.
Persema membelot ke LPI menjelang laga kelima melawan Arema di Stadion Kanjuruhan Kepanjen pada tahun 2011. Beberapa klub yang bernasib sama dengan Persema adalah PSM Makassar, Persebaya dan Persibo Bojonegoro. [initial]
(ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klub IPL Kehilangan Semangat Hadapi Kompetisi
Bola Indonesia 1 April 2013, 18:25
-
Nasib Persema Berada di Tangan Pemegang Saham
Bola Indonesia 1 April 2013, 11:40
-
Persebaya DU Diizinkan Jamu Perseba Super Tanpa Penonton
Bola Indonesia 1 April 2013, 10:44
-
Bola Indonesia 1 April 2013, 10:28

-
Petinggi Persebaya Agendakan Pertemuan
Bola Indonesia 1 April 2013, 09:32
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR